Perjuangan Rapuh untuk Mencapai Keadilan di Suriah

Selasa, 09 Desember 2025 - 11:25 WIB
loading...
A A A
Terdapat pula ambiguitas seputar penangkapan personel keamanan dan militer yang terkait dengan kekerasan sektarian di Suwayda awal tahun ini, yang menewaskan ratusan orang.

Namun, penyelidik utama pembunuhan di Suwayda menolak menyebutkan jumlahnya.

“Masalah saya dengan penangkapan massal ini,” kata al-Baaj, “adalah bahwa penangkapan ini tidak sesuai rencana.”

“Kita tidak tahu bagaimana pemerintah menjalankan tugasnya.”

4. Meminta Pertanggungjawaban Pelaku

Salah satu harapan besar warga Suriah adalah pengadilan publik dan nasional atas kejahatan perang era Assad.

Hasan Al Hariri turut membantu menyelundupkan lebih dari 1,3 juta bukti dokumenter keluar dari Suriah.

Sejak dimulainya perang pada tahun 2011, ia telah bekerja untuk Komisi Keadilan dan Akuntabilitas Internasional (CIJA), yang berspesialisasi dalam pengumpulan bukti kriminal.

Al Hariri memimpin tim yang akan mencari dan mengambil dokumen dari tempat-tempat seperti gedung intelijen rezim dan kantor polisi – di wilayah-wilayah tempat pasukan al-Assad telah diusir, atau saat pertempuran masih berlangsung.

Mereka kemudian menemukan cara-cara kreatif untuk menyelundupkan dokumen-dokumen berharga tersebut melalui pos pemeriksaan militer dan akhirnya melintasi perbatasan.

“Terkadang kami memanfaatkan perpindahan furnitur,” kata Al Hariri.

“Kami biasa meletakkan dokumen-dokumen tersebut di bawah lantai mobil dan mengisinya dengan furnitur rumah.”

CIJA kini memiliki arsip dokumen keamanan, militer, dan intelijen yang sangat luas yang menghubungkan kejahatan perang dengan pejabat rezim di tingkat tertinggi, hingga al-Assad sendiri.

“Negara-negara yang mengalami konflik, seperti Bosnia, mulai bekerja setelah lima tahun dan mulai mengumpulkan bukti, sehingga buktinya hilang, atau hanya beberapa hal sederhana yang dapat dikumpulkan,” kata Al Hariri.

“Kami bekerja selama konflik, sehingga buktinya masih ada.”

Namun, meskipun hal itu menunjukkan Suriah memiliki keunggulan dalam proses peradilan, persidangan nasional masih jauh dari selesai.

5. Sistem Hukum Era Assad Masih Direformasi

“Sistem ini membutuhkan infrastruktur hukum, infrastruktur administratif, pengadilan, hakim, dan sumber daya,” kata al-Baaj.

Namun ia menambahkan bahwa ada semangat yang membara di antara warga Suriah.

“Kita semua ingin melihat persidangan publik ini, ingin melihat seluruh proses keadilan transisi dimulai.”

Itu termasuk orang-orang seperti Amayri, yang ingin melihat Saqr diadili.

Namun ia mengatakan keinginan terbesarnya adalah dapat berkabung untuk orang-orang yang dicintainya.

“Sekarang menjadi impian kami untuk memiliki makam yang dapat dikunjungi keluarga kami,” katanya.

“Untuk mengetahui bahwa ini adalah jenazah mereka, dan bahwa mereka dimakamkan di sini.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved