Ini Aqrab dan Hamza-1, Kendaraan Tempur Nirawak yang Jadi Andalan Turki dan Mesir

Minggu, 07 Desember 2025 - 20:08 WIB
loading...
Ini Aqrab dan Hamza-1,...
Hamza-1 jadi kendaraan tempur nirawak buatan Turki dan Mesir. Foto/X/@GSSReport
A A A
KAIRO - Aqrab dan Hamza-1, platform nirawak yang dikembangkan oleh raksasa pertahanan Turki Havelsan melalui kolaborasi lokal di Mesir, diluncurkan untuk pertama kalinya di Pameran Pertahanan Mesir EDEX 2025.

Anadolu melaporkan, pada pameran yang diselenggarakan di Kairo, Havelsan memperkenalkan solusi berbasis perangkat lunak dan produk teknologinya serta mengadakan pertemuan dengan delegasi dari negara-negara peserta.

Platform yang diproduksi di Mesir melalui kerja sama antara Havelsan dan Organisasi Arab untuk Industrialisasi (AOI) menarik perhatian yang luar biasa.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi juga mengunjungi dan menerima informasi tentang kendaraan tersebut selama kunjungannya ke pameran.

Ini Aqrab dan Hamza-1, Kendaraan Tempur Nirawak yang Jadi Andalan Turki dan Mesir

1. Hamza-1

Hamza-1, sebuah kendaraan udara nirawak lepas landas dan mendarat vertikal, menarik perhatian sebagai salah satu inovasi yang menonjol di pameran tersebut.

Kendaraan yang dipamerkan di stan AOI tersebut dianggap sebagai solusi kolaboratif baru.

Baca Juga: Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi

2. Aqrab

Aqrab, sebuah kendaraan darat nirawak, dikembangkan sebagai platform 6x6 yang mampu membawa sistem senjata kendali jarak jauh.

Dengan fitur-fitur ini, Aqrab merupakan inovasi yang signifikan, menawarkan jenis solusi yang sebelumnya tidak ada di Mesir.

Sevket Unal, wakil presiden pengembangan bisnis internasional dan pemasaran di Havelsan, mengatakan kepada Anadolu bahwa Aqrab dirancang agar sesuai dengan kondisi gurun di Mesir.

“Pada periode yang sama, platform Hamza-1 juga dikembangkan, sejalan dengan pekerjaan yang dilakukan di bidang sistem otonom,” kata Unal.

Ia menyatakan bahwa setelah pameran, demonstrasi lapangan akan dilakukan bagi pengguna akhir untuk mengumpulkan umpan balik, dan berdasarkan masukan tersebut, kendaraan akan dikembangkan lebih lanjut dan siap digunakan.

Menekankan bahwa Havelsan akan berkontribusi pada proyek-proyek tersebut, terutama dengan kemampuannya dalam komando dan kendali, kecerdasan buatan, dan otonomi, Unal mencatat: “Kami melihat Mesir sebagai pintu gerbang ke Afrika.

“Kami mengantisipasi bahwa produk yang dikembangkan di sini juga akan ditawarkan ke negara-negara di kawasan ini.”

Ia menambahkan bahwa selama pameran, mereka mengadakan pertemuan dengan peserta dari Mesir, berbagai negara Afrika, dan kawasan Teluk mengenai kemampuan Havelsan dalam sistem udara, darat, laut, dan simulasi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved