PM Qatar: Gencatan Senjata Gaza Tak Sempurna Tanpa Penarikan Pasukan Israel

Sabtu, 06 Desember 2025 - 19:19 WIB
loading...
PM Qatar: Gencatan Senjata...
Gencatan senjata Gaza tak sempurna tanpa penarikan pasukan Israel. Foto/X
A A A
DOHA - Gencatan senjata yang telah berlangsung hampir dua bulan di Jalur Gaza tidak akan lengkap sampai pasukan Israel menarik diri dari wilayah Palestina tersebut berdasarkan rencana perdamaian yang didukung oleh Washington dan PBB. Itu diungkapkan Perdana Menteri Qatar.

“Saat ini kita berada di momen kritis... Gencatan senjata tidak dapat diselesaikan kecuali ada penarikan penuh pasukan Israel, (dan) ada stabilitas di Gaza,” ujar Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, di Forum Doha, sebuah konferensi diplomatik tahunan di ibu kota negara Teluk tersebut, dilansir Al Arabiya.

Qatar, bersama Amerika Serikat dan Mesir, membantu mengamankan gencatan senjata yang telah lama sulit dicapai di Gaza, yang mulai berlaku pada 10 Oktober dan sebagian besar telah menghentikan pertempuran selama dua tahun antara Israel dan Hamas.

Dalam fase kedua kesepakatan tersebut, yang belum dimulai, Israel akan menarik diri dari posisinya di wilayah tersebut, otoritas sementara akan mengambil alih pemerintahan, dan pasukan stabilisasi internasional (ISF) akan dikerahkan.

Negara-negara Arab dan Muslim sebelumnya ragu untuk berpartisipasi dalam pasukan stabilisasi baru tersebut, yang pada akhirnya dapat memerangi militan Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved