Presiden Zionis Dambakan Israel-Arab Saudi Berdamai, lalu Merayakannya Bersama Mohammed bin Salman

Jum'at, 05 Desember 2025 - 15:07 WIB
loading...
Presiden Zionis Dambakan...
Presiden Zionis Israel Isaac Herzog dambakan Israel dan Arab Saudi berdamai, lalu merayakan perdamaian bersama Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. Foto/Atlantic Council
A A A
TEL AVIV - Presiden Israel Isaac Herzog mengatakan dia mendambakan negaranya berdamai dengan Kerajaan Arab Saudi dan merayakan perdamaian tersebut bersama Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS).

Harapan besar itu disampaikan ketika gencatan senjata yang diawasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Jalur Gaza menawarkan prospek berakhirnya kekerasan di Timur Tengah.

Berbicara di kediamannya di Yerusalem, kepala negara Israel tersebut berbicara tentang peluang yang dia lihat setelah dua tahun konflik di mana negara di bawah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tidak hanya terlibat dalam pertempuran paling berdarah dengan Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya, tetapi juga melancarkan serangan terhadap Iran, Hizbullah di Lebanon, Houthi Yaman, dan pasukan lainnya di Suriah.

Baca Juga: Trump Kecewa dan Jengkel Ketika Mohammed bin Salman Tegas Menolak Normalisasi dengan Israel

“Merupakan impian saya untuk dapat merayakan perdamaian, misalnya, dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dari Arab Saudi,” kata Herzog, yang dilansir Newsweek, Jumat (5/12/2025).

“Karena saya yakin tempat lahirnya Islam, tempat lahirnya agama monoteistik, dan tempat lahirnya Yudaisme bersama-sama akan mengubah dunia," katanya lagi.

“Itu akan menjadi momen yang luar biasa bagi saya, secara pribadi, dan bagi kawasan ini,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa “masih banyak yang harus dilakukan.”

Bukan rahasia lagi bahwa perdamaian Tel Aviv dengan Riyadh adalah kunci utama upaya Israel untuk menormalisasi posisinya di kawasan tersebut.

Permintaan ini sangat tinggi karena Arab Saudi telah menekankan bahwa langkah tersebut hanya dapat diambil sebagai tanggapan atas peta jalan Israel menuju Negara Palestina, sebuah isu yang Herzog tolak untuk pertimbangkan secara langsung mengingat posisinya sebagai kepala negara.

Sikap Israel terhadap prospek kembali menempuh jalur negosiasi menuju kemerdekaan Palestina telah sangat terpengaruh oleh perang, menimbulkan rasa tidak percaya dan trauma yang juga dirasakan oleh warga Palestina sebagai akibat dari konflik tersebut, yang terus merenggut nyawa meskipun telah ada gencatan senjata. Namun, manfaat dari tercapainya kesepakatan bersejarah dengan Arab Saudi sangatlah besar.

Arab Saudi memiliki tempat yang unik di dunia Arab dan Islam sebagai tempat kelahiran Islam dan penjaga dua kota tersucinya—Makkah dan Madinah (kota tersuci ketiga adalah Yerusalem, tempat Masjid al-Aqsa berdiri).

Pengaruh Arab Saudi semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir berkat pertumbuhan ekonominya yang pesat, meningkatnya pengaruh geopolitik, dan transformasi berkelanjutan yang dipimpin oleh pemimpin de facto Pangeran MBS.

Dengan demikian, perjanjian normalisasi berpotensi membentuk kembali posisi Israel yang selama ini telah terkungkung dalam serangkaian konflik sejak didirikan pada tahun 1948.

Namun, melalui perang pertama melawan koalisi negara-negara Arab tetangga yang menyerang Israel saat kelahirannya, dan dalam beberapa perang berikutnya, Herzog mengatakan peluang perdamaian seringkali muncul dari sisa-sisa konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Presiden Turki Sebut...
Presiden Turki Sebut Israel Organisasi Teroris Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved