Kocak! Seekor Rakun Bobol Toko Minuman Keras lalu Mabuk hingga Pingsan

Kamis, 04 Desember 2025 - 10:28 WIB
loading...
Kocak! Seekor Rakun...
Seekor rakun membobol toko minuman keras di Amerika Serikat. Satwa ini menenggak minuman keras hingga mabuk, kemudian obrak-abrik toko, lalu pingsan. Foto/X @timelinetripper
A A A
HANOVER COUNTY - Kejadian lucu terjadi di sebuah toko minuman keras di negara bagian Virginia, Amerika Serikat (AS). Toko itu dibobol bukan oleh penjahat bersenjata, melainkan oleh seekor rakun.

Ulah satwa ini membuat toko berantakan dengan pecahan kaca. Tak hanya mengobrak-abrik isi toko, satwa ini juga menenggak minuman keras hingga mabuk dan pingsan di lantai.

Lantaran pelaku aksi kekerasan ini bukan manusia, maka ia dilepaskan tanpa dakwaan ke alam liar setelah pingsan beberapa jam akibat minum minuman keras.

Baca Juga: Wanita di Dalam Peti Mati Hendak Dikremasi Ternyata Masih Hidup, Semua Orang Terkejut

Otoritas Perlindungan dan Penampungan Satwa Hanover County melaporkan pada hari Selasa bahwa rakun tersebut membobol Ashland ABC Store (Toko ABC Ashland) selama akhir pekan liburan Thanksgiving.

Salah satu petugas penampungan dipanggil ke tempat kejadian pada Sabtu pagi dan mendapati "tersangka" telah mengobrak-abrik beberapa rak dan pingsan di kamar mandi toko.

Foto-foto yang dirilis menunjukkan lorong toko dipenuhi pecahan botol, dan rakun itu berbaring tengkurap di samping toilet.

"Setelah beberapa jam tidur dan tidak ada tanda-tanda cedera (selain mungkin mabuk dan pilihan hidup yang buruk), ia dilepaskan kembali ke alam liar dengan selamat, semoga setelah mengetahui bahwa membobol dan masuk tanpa izin bukanlah solusi," kata penampungan tersebut dalam sebuah unggahan Facebook, seperti dikutip AFP, Kamis (4/12/2025).

"Pemabuk sejati selalu pingsan di dekat toilet," canda seorang pengguna Facebook, Tom Wright.

Rakun, yang dikenal karena cakarnya yang cekatan, berasal dari Amerika Utara. Satwa ini aktif di malam hari dan sering mengais-ngais sampah dan tempat-tempat lain untuk mencari makanan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Satpol PP DKI Musnahkan...
Satpol PP DKI Musnahkan 10.200 Botol Miras Hasil Operasi 2026 di Silang Monas
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Terjebak antara Cinta...
Terjebak antara Cinta Sejati dan Balas Budi dalam Microdrama Love Last Breath
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved