Terungkap, Tentara Israel Membuldoser Jenazah-jenazah Warga Palestina di Gaza

Kamis, 04 Desember 2025 - 08:22 WIB
loading...
A A A
Militer Israel telah membantah sengaja menggunakan buldoser untuk mengubur jenazah, mengeklaim bahwa buldoser tersebut digunakan untuk keperluan operasional rutin.

Namun, para whistleblower dari internal militer memberikan keterangan yang menguatkan tentang penggunaan buldoser untuk membuang jenazah di tempat lain di Gaza, termasuk di dekat Koridor Netzarim.

Seorang mantan tentara Israel mengatakan kepada CNN bahwa unitnya menguburkan sembilan warga Palestina tak bersenjata tanpa menandai kuburan atau mengambil foto untuk identifikasi. "Bau mayat yang membusuk semakin menyengat saat anjing-anjing mengais-ngais sisa-sisa jenazah," katanya kepada CNN.

Menurut Konvensi Jenewa, penganiayaan yang disengaja terhadap jenazah, termasuk menguburkannya tanpa identitas, dapat merupakan "pelanggaran terhadap martabat pribadi", yang diklasifikasikan sebagai kejahatan perang.

Janina Dill, salah satu direktur Oxford Institute for Ethics, Law and Armed Conflict, mengatakan praktik tersebut dapat melanggar kewajiban untuk memungkinkan identifikasi dan pemakaman jenazah yang bermartabat.

Temuan CNN menggemakan laporan sebelumnya tentang kuburan massal yang ditemukan di Gaza. Sebelumnya pada tahun 2024, lebih dari 300 jenazah ditemukan di sebuah kuburan massal di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, setelah operasi militer Israel. Banyak jenazah menunjukkan tanda-tanda eksekusi dan mutilasi.

Para saksi mata, termasuk pengemudi truk bantuan yang beroperasi di rute Zikim, bersaksi melihat mayat-mayat secara teratur dibuldoser dari jalan dan ke pasir. Seorang pengemudi berkomentar: "Ini seperti Segitiga Bermuda...tidak ada yang tahu apa yang terjadi di sana, dan sepertinya tidak akan pernah ada yang tahu."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Infografis
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved