Politikus Muslim Ini Kecam Trump yang Sebut Imigran Somalia sebagai Sampah
Rabu, 03 Desember 2025 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Omar sendiri telah menjadi sasaran kritik Trump selama bertahun-tahun. Trump berulang kali mencaci maki Omar dan politisi imigran lainnya karena "memberi tahu rakyat Amerika Serikat, Negara terbesar dan terkuat di dunia, bagaimana pemerintahan kita seharusnya dijalankan".
"Mengapa mereka tidak kembali dan membantu memperbaiki tempat asal mereka yang rusak parah dan penuh kejahatan," tulis Trump di media sosial pada tahun 2019.
Pemerintahan Trump baru-baru ini meluncurkan operasi Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) di Minnesota yang tampaknya menargetkan komunitas Somalia.
Selama liburan Thanksgiving minggu lalu, Trump memicu kecaman ketika ia menyebut Gubernur Minnesota Tim Walz "sangat terbelakang" dan menuduhnya tidak melakukan apa pun untuk menghadapi geng-geng Somalia yang diduga "berkeliaran di jalanan".
Presiden AS juga mengejek Omar dengan tampak mengejek jilbabnya, dengan mengatakan bahwa ia "selalu terbungkus jilbabnya".
Pada hari Selasa, kelompok progresif Justice Democrats mengecam serangan Trump terhadap Omar dan komunitas Somalia sebagai "rasis yang menjijikkan".
"Hanya itu yang bisa dilakukan Trump ketika ia harus mengalihkan perhatian dari kegagalan pemerintahannya sendiri," kata Justice Democrats dalam sebuah unggahan media sosial.
"Menimbulkan kebencian, memecah belah komunitas kita, & mengirim ICE untuk meneror tetangga kita. Menyedihkan."
"Mengapa mereka tidak kembali dan membantu memperbaiki tempat asal mereka yang rusak parah dan penuh kejahatan," tulis Trump di media sosial pada tahun 2019.
Pemerintahan Trump baru-baru ini meluncurkan operasi Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) di Minnesota yang tampaknya menargetkan komunitas Somalia.
Selama liburan Thanksgiving minggu lalu, Trump memicu kecaman ketika ia menyebut Gubernur Minnesota Tim Walz "sangat terbelakang" dan menuduhnya tidak melakukan apa pun untuk menghadapi geng-geng Somalia yang diduga "berkeliaran di jalanan".
Presiden AS juga mengejek Omar dengan tampak mengejek jilbabnya, dengan mengatakan bahwa ia "selalu terbungkus jilbabnya".
Pada hari Selasa, kelompok progresif Justice Democrats mengecam serangan Trump terhadap Omar dan komunitas Somalia sebagai "rasis yang menjijikkan".
"Hanya itu yang bisa dilakukan Trump ketika ia harus mengalihkan perhatian dari kegagalan pemerintahannya sendiri," kata Justice Democrats dalam sebuah unggahan media sosial.
"Menimbulkan kebencian, memecah belah komunitas kita, & mengirim ICE untuk meneror tetangga kita. Menyedihkan."
(ahm)
Lihat Juga :