Tidak Ada Kompromi Soal Wilayah setelah Putin Bertemu Utusan Trump

Rabu, 03 Desember 2025 - 09:39 WIB
loading...
Tidak Ada Kompromi Soal...
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu Utusan AS Steve Witkoff di Moskow, Rusia. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - "Tidak ada kompromi" yang dicapai terkait isu krusial kendali atas wilayah Ukraina untuk mengakhiri perang Moskow. Pernyataan itu diungkap seorang pejabat Rusia, setelah perundingan antara pejabat senior Amerika Serikat (AS) dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.

Utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, bertemu Putin di ibu kota Rusia pada hari Selasa (2/12/2025), di tengah upaya Amerika Serikat menengahi penghentian perang paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.

Diskusi berlangsung hampir lima jam dan berakhir setelah tengah malam. "Sejauh ini, kami belum menemukan kompromi, tetapi beberapa solusi Amerika dapat didiskusikan," ujar ajudan senior Kremlin, Yury Ushakov, yang menghadiri pertemuan tersebut.

Meskipun Ushakov menggambarkan percakapan tersebut sebagai "sangat bermanfaat dan konstruktif", ia menekankan, "Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan baik di Washington maupun di Moskow."

Delegasi AS telah melakukan perjalanan ke ibu kota Rusia untuk membahas rencana perdamaian, yang telah diperbarui Washington sejak draf 28 poin yang bocor sebelumnya dikritik keras oleh Ukraina dan sekutunya karena dianggap lebih memihak Rusia.

Kremlin mengecam proposal balasan Kiev dan Eropa, dengan Putin berulang kali mengatakan hal itu "tidak dapat diterima" oleh negaranya.

Menjelang pertemuannya dengan para pejabat AS, pemimpin Rusia menyampaikan pernyataan yang bernada agresif di forum investasi, di mana ia mengklaim negaranya siap berperang melawan Eropa.

"Mereka berada di pihak yang berperang," klaim Putin, merujuk pada sekutu Ukraina di Eropa. "Kita dapat dengan jelas melihat semua perubahan ini hanya bertujuan untuk satu hal: memblokir seluruh proses perdamaian, untuk mengajukan tuntutan yang sama sekali tidak dapat diterima oleh Rusia," tegas dia.

Pria berusia 73 tahun itu juga mengatakan Rusia akan meningkatkan serangan terhadap pelabuhan dan kapal Ukraina, serta kapal tanker yang mendukung Kiev, menyusul serangan terhadap kapal-kapal yang membawa minyak Rusia di lepas pantai Turki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Berita Terkini
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved