Hamas Serahkan Jenazah Salah Satu dari 2 Tawanan Israel Terakhir di Gaza
Rabu, 03 Desember 2025 - 07:17 WIB
loading...
A
A
A
Sebagian besar jenazah tahanan Palestina yang diserahkan menunjukkan tanda-tanda penyiksaan berat, serta kelaparan dan kelalaian medis. Beberapa bahkan meninggal karena mati lemas.
Sementara itu, terdapat 9.500 warga Palestina yang hilang akibat dibunuh oleh tentara Israel dan jenazahnya masih tertimbun reruntuhan, menurut Kantor Media Gaza, yang dikutip kantor berita Anadolu.
Lebih dari 10.000 tahanan Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, masih ditahan di penjara-penjara Israel.
Mereka menderita penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis, dan banyak yang telah meninggal, menurut laporan hak asasi manusia dan media Palestina dan Israel.
Berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober, tentara Israel ditempatkan kembali di belakang apa yang disebut "garis kuning", yang memberinya kendali atas lebih dari separuh Jalur Gaza.
Israel telah berulang kali melanggar perjanjian tersebut dengan menembaki warga sipil Palestina di wilayah yang tidak dikuasainya berdasarkan kesepakatan tersebut, sementara Hamas telah mengumumkan komitmen penuhnya terhadap ketentuan perjanjian dan mendesak AS menekan Israel agar mematuhinya, Anadolu melaporkan.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 357 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 900 lainnya terluka dalam serangan Israel sejak gencatan senjata.
Sementara itu, terdapat 9.500 warga Palestina yang hilang akibat dibunuh oleh tentara Israel dan jenazahnya masih tertimbun reruntuhan, menurut Kantor Media Gaza, yang dikutip kantor berita Anadolu.
Lebih dari 10.000 tahanan Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, masih ditahan di penjara-penjara Israel.
Mereka menderita penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis, dan banyak yang telah meninggal, menurut laporan hak asasi manusia dan media Palestina dan Israel.
Pelanggaran Israel
Berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober, tentara Israel ditempatkan kembali di belakang apa yang disebut "garis kuning", yang memberinya kendali atas lebih dari separuh Jalur Gaza.
Israel telah berulang kali melanggar perjanjian tersebut dengan menembaki warga sipil Palestina di wilayah yang tidak dikuasainya berdasarkan kesepakatan tersebut, sementara Hamas telah mengumumkan komitmen penuhnya terhadap ketentuan perjanjian dan mendesak AS menekan Israel agar mematuhinya, Anadolu melaporkan.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 357 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 900 lainnya terluka dalam serangan Israel sejak gencatan senjata.
Lihat Juga :