Presiden Israel Herzog Respons Permohonan Pengampunan Netanyahu dalam Kasus Korupsi

Selasa, 02 Desember 2025 - 17:25 WIB
loading...
Presiden Israel Herzog...
Presiden Israel Isaac Herzog. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Presiden Israel Isaac Herzog resmi berpidato di hadapan rakyat setelah menerima permohonan pengampunan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu setebal 111 halaman. Keputusan itu disebutnya sebagai salah satu keputusan paling penting dalam sejarah Israel.

"Saya mengerti ini mengguncang banyak orang… Ini akan ditangani dengan cara yang paling tepat dan tepat. Fokus utama saya adalah Negara Israel dan kesejahteraannya," ungkap Herzog.

Ia mengundang masyarakat menyampaikan pendapat melalui situs web Gedung Presiden.

Pada hari Minggu, kantor presiden mengumumkan Netanyahu telah secara resmi mengajukan permohonan pengampunan di tengah proses hukum yang sedang berlangsung terhadapnya.

Ini merupakan langkah yang luar biasa, karena petisi tersebut diajukan sebelum putusan pengadilan dikeluarkan.

Satu sumber politik Israel menjelaskan kepada Sputnik bahwa presiden memiliki wewenang memberikan pengampunan dalam kasus-kasus tertentu tanpa memerlukan pengakuan bersalah.

Netanyahu membenarkan langkah tersebut dengan alasan perlunya mengakhiri proses pidana yang memecah belah yang, menurutnya, bertentangan dengan kepentingan bangsa.

Ia membantah tuduhan tersebut dan menekankan ia lebih suka proses peradilan berjalan hingga pembebasan penuh.

Netanyahu menghadapi tuduhan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan publik. Tuduhan penyuapan yang paling merugikan berasal dari tuduhan bahwa ia mempromosikan keputusan regulasi yang menguntungkan Bezeq, perusahaan telekomunikasi terbesar Israel, dengan imbalan liputan media yang positif.

Terpisah, Netanyahu dituduh menerima hadiah berharga, seperti cerutu premium dan sampanye, dari produser Hollywood Arnon Milchan.

Penyidik menilai hadiah-hadiah ini hampir mencapai USD300.000. Jaksa menuduh Netanyahu membalas dengan memajukan kepentingan pribadi dan bisnis Milchan.

Dalam kasus lain, ia dituduh bernegosiasi dengan penerbit Yedioth Ahronoth, salah satu surat kabar terkemuka di Israel, untuk mendapatkan liputan media yang positif dengan imbalan mendukung undang-undang untuk mengekang peredaran media saingannya, harian bebas Israel Hayom.

Baca juga: Netanyahu Minta Ampunan kepada Presiden Israel atas Kasus Korupsinya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved