Menhan Ini Mundur Gara-gara Negara Diguncang Penculikan Massal Anak Sekolah
Selasa, 02 Desember 2025 - 09:42 WIB
loading...
A
A
A
Negara terpadat di Afrika ini telah lama mengalami ketidakamanan, tetapi serentetan penculikan baru-baru ini telah membuatnya terpuruk.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada akhir Oktober menetapkan Nigeria sebagai "Negara yang Menjadi Perhatian Khusus (CPC)"—sebutan Departemen Luar Negeri AS untuk pelanggaran kebebasan beragama—atas apa yang disebutnya pembunuhan orang Kristen oleh "kelompok Islamis radikal". Trump kemudian mengancam akan melakukan intervensi militer.
Retorika Washington—yang ditolak oleh pemerintah Nigeria dan analis keamanan independen—telah menempatkan krisis keamanan negara tersebut di bawah sorotan.
Geng-geng bersenjata menangkap lebih dari 300 guru dan staf di sekolah koedukasi St Mary di Nigeria utara-tengah pada 21 November. Sebanyak 50 orang berhasil melarikan diri, sementara sisanya masih ditawan.
"Anak-anak baik-baik saja dan akan segera kembali," kata penasihat keamanan nasional Nigeria Nuhu Ribadu.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada akhir Oktober menetapkan Nigeria sebagai "Negara yang Menjadi Perhatian Khusus (CPC)"—sebutan Departemen Luar Negeri AS untuk pelanggaran kebebasan beragama—atas apa yang disebutnya pembunuhan orang Kristen oleh "kelompok Islamis radikal". Trump kemudian mengancam akan melakukan intervensi militer.
Retorika Washington—yang ditolak oleh pemerintah Nigeria dan analis keamanan independen—telah menempatkan krisis keamanan negara tersebut di bawah sorotan.
Geng-geng bersenjata menangkap lebih dari 300 guru dan staf di sekolah koedukasi St Mary di Nigeria utara-tengah pada 21 November. Sebanyak 50 orang berhasil melarikan diri, sementara sisanya masih ditawan.
"Anak-anak baik-baik saja dan akan segera kembali," kata penasihat keamanan nasional Nigeria Nuhu Ribadu.
Lihat Juga :