Kim Jong-un, antara Pabrik Pupuk Sunchon dan Bom Nuklir Korut

Senin, 04 Mei 2020 - 14:20 WIB
loading...
A A A
Di bawah kepemimpinan Kim, Korea Utara telah membuat belokan tajam ke dalam untuk mengembangkan program nuklir dan misilnya. Rezim Kim mengandalkan sebanyak mungkin pada teknologi dan bahan dalam negeri untuk memajukan senjatanya ketika negara itu dihantam sanksi global yang dirancang untuk mencegahnya memperoleh komponen-komponen kunci yang diperlukan untuk mewujudkan ambisi senjata atomnya.

Kim mengunjungi pabrik itu pada bulan Januari, dan citra satelit menunjukkan bahwa pabrik telah tumbuh pesat sejak upacara peletakan batu pertama pada tahun 2017. Menurut laporan media pemerintah Korut, dua pejabat tinggi Kim mengunjunginya beberapa kali selama tiga tahun terakhir saat konstruksi berjalan.

Makalah Croy tidak menawarkan bukti bahwa pabrik itu bagian dari program nuklir Korea Utara, dan beberapa analis lain skeptis.

"Secara teoritis, pabrik pupuk dapat digunakan untuk menghasilkan kue kuning, tetapi mengapa Korea Utara melakukan itu ketika sudah dapat menghasilkan sesuatu yang lebih maju dari itu?," kata Cho Han-bum, seorang peneliti senior di Korea Institute for National Unification.

Korea Utara memiliki banyak deposit uranium, dan memberi tahu Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada tahun 1992 bahwa negara itu memiliki dua tambang dan dua pabrik pengolahan, yang kemudian diawasi dengan ketat sejak saat itu. Korea Utara kemudian memberi tahu IAEA bahwa ia memiliki satu pabrik untuk memperkaya uranium untuk senjata, tetapi para ahli luar percaya negara itu memiliki beberapa pabrik lagi.

Keluarga Kim selama beberapa dekade mengandalkan dunia luar untuk memulai program nuklirnya. Uni Soviet—sebelum bubar dan kini menjadi Rusia—menjadi tujuan negara yang dimintai bantuan pada saat itu. Sedangkan China menjadi dermawan terbesarnya pada saat ini. Rezim Kim dilaporkan mengimpor senjata dari luar negeri dan mengembangkannya ke dalam sistemnya sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Muslim antara India, Pakistan, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved