Mesir Latih 5.000 Warga Palestina Disiapkan sebagai Polisi di Gaza

Minggu, 30 November 2025 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Serangan balasan Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 70.100 orang, menurut data dari Kementerian Kesehatan wilayah tersebut yang dianggap PBB dapat diandalkan.

Pelatihan tersebut juga menyoroti peran Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) sebagai satu-satunya perwakilan sah rakyat Palestina dan menekankan pentingnya “melindungi mimpi untuk menciptakan” negara Palestina yang sepenuhnya berdaulat dan merdeka.

Seorang pejabat keamanan senior dari Otoritas Palestina mengonfirmasi bahwa presidennya, Mahmoud Abbas, telah menginstruksikan Menteri Dalam Negeri Ziad Hab al-Reeh untuk berkoordinasi dengan Mesir terkait pelatihan tersebut.

Baca Juga: 5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial

Dalam perundingan yang disponsori Mesir akhir tahun lalu, gerakan-gerakan Palestina—termasuk dua gerakan utama, Hamas dan Fatah pimpinan Abbas—menyetujui sekitar 10.000 petugas polisi.

Mesir akan melatih separuh dari mereka, sementara 5.000 lainnya akan berasal dari kepolisian di Gaza, yang telah berada di bawah kendali Hamas sejak kelompok militan tersebut merebut kekuasaan di sana pada tahun 2007.

Berdasarkan perjanjian tersebut, pasukan keamanan akan diawasi oleh komite teknokrat yang disetujui oleh gerakan Palestina.

Seorang pejabat senior Hamas mengonfirmasi kepada AFP bahwa gerakan tersebut mendukung "detail mengenai keamanan dan pengelolaan Jalur Gaza" yang disepakati selama perundingan.

Isu ini juga dibahas dalam rencana perdamaian Presiden AS Donald Trump, yang menghasilkan gencatan senjata Gaza yang rapuh bulan lalu, dan kemudian disahkan oleh resolusi Dewan Keamanan PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved