Ini Respons Venezuela setelah Wilayah Udaranya Ditutup AS

Minggu, 30 November 2025 - 09:54 WIB
loading...
Ini Respons Venezuela...
Caracas menolak tindakan Amerika Serikat yang mengancam akan menutup wilayah udara Venezuela ketika kedua negara sudah di ambang perang. Foto/TRT World
A A A
CARACAS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkanbahwa wilayah udara Venezuela dan sekitarnyaharus ditutup militer Amerika, yang memicu kekhawatiran invasi akan segera terjadi. Namun, Caracas menolak tindakan Trump tersebut.

Ancaman Trump disampaikan pada hari Sabtu. "Kepada seluruh maskapai penerbangan, pilot, pengedar narkoba, dan pedagang manusia, mohon pertimbangkan wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela akan ditutup seluruhnya," tulis Trump di Truth Social.

Kementerian Luar Negeri Venezuela mengatakan tindakan Trump itu merupakan serangan kolonialis ilegal terhadap kedaulatan Venezuela.

Baca Juga: Trump Perintahkan Tutup Wilayah Udara Venezuela, Akankah Invasi AS Dimulai?

"Deklarasi semacam ini merupakan tindakan yang bermusuhan, sepihak, dan sewenang-wenang, yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip paling mendasar dari hukum internasional," bunyi pernyataan kementerian tersebut, yang dilansir Russia Today, Minggu (30/11/2025).

Trump sebelumnya menolak mengesampingkan operasi militer di wilayah Venezuela dan mengisyaratkan dalam pesan Thanksgiving-nya kepada pasukan AS bahwa serangan dapat segera menyusul.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang membantah tuduhan AS bahwa dia memiliki hubungan dengan kartel narkoba, telah memperingatkan Washington agar tidak memulai "perang gila" di wilayah tersebut. Dia juga menempatkan angkatan bersenjata Venezuela dalam siaga tinggi dan mengadakan beberapa latihan perang.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) AS telah memperingatkan maskapai penerbangan tentang situasi yang berpotensi berbahaya saat terbang di atas wilayah udara Venezuela. Caracas pun menanggapi dengan menangguhkan penerbangan dari enam maskapai internasional.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved