Negara Arab Ini Minta Rusia Hentikan Perekrutan Warganya untuk Berperang Melawan Ukraina

Sabtu, 29 November 2025 - 16:30 WIB
loading...
Negara Arab Ini Minta...
Yordania minta Rusia hentikan perekrutan warganya untuk berperang melawan Ukraina. Foto/X/@benny0692698414
A A A
AMMAN - Yordania mendesak Rusia untuk menghentikan perekrutan warga negara Yordania ke dalam tentara Rusia untuk bertempur di Ukraina. Mereka juga meminta Rusia mengakhiri pendaftaran warga negara Yordania yang sebelumnya direkrut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Fouad al-Majali mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Kementerian sedang menindaklanjuti, melalui Direktorat Operasi dan Urusan Konsuler, keadaan seputar kematian dua warga negara Yordania "setelah mereka direkrut untuk bertempur dengan tentara Rusia".

Ia menambahkan bahwa kementerian memantau secara ketat "operasi-operasi di mana warga negara Yordania ditipu oleh pihak eksternal untuk tujuan perekrutan ilegal, yang merupakan pelanggaran hukum Yordania dan hukum internasional serta membahayakan nyawa warga negara".

Melansir The New Arab, Al-Majali mengimbau warga Yordania untuk melaporkan setiap upaya perekrutan mereka ke militer Rusia, memperingatkan risiko yang ditimbulkan dan pelanggaran hukum yang ditimbulkannya.

Baca Juga: 7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik di Dunia, Nomor 3 Memiliki Penutup Muka Antipeluru

Ia mengatakan kementerian telah secara resmi meminta Rusia untuk menghentikan perekrutan warga Yordania dan mengakhiri perekrutan warga Yordania yang sebelumnya terdaftar di angkatan bersenjata Rusia.

Kementerian juga memperingatkan entitas-entitas yang beroperasi daring untuk merekrut warga Yordania, dengan menyatakan bahwa mereka memantau kelompok-kelompok tersebut berkoordinasi dengan lembaga-lembaga nasional untuk mengambil "semua langkah hukum dan diplomatik" guna menghentikan mereka dan menegakkan hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Langka! Matahari Tepat...
Langka! Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini
Rekomendasi
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
Berita Terkini
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved