AS Tetapkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Teroris, Perang Bisa Pecah

Selasa, 25 November 2025 - 09:27 WIB
loading...
AS Tetapkan Presiden...
AS tetapkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebagai anggota organisasi teroris asing. Langkah Amerika ini bisa picu perang dengan Venezuela. Foto/BBC
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah resmi menetapkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan sekutu-sekutu di pemerintahannya sebagai teroris karena dianggap bagian dari Cartel de los Soles yang telah ditetapkan sebagai organisasi teroris asing.

Langkah sepihak Amerika ini bisa menjadi dalih bagi Washington untuk mengambil tindakan militer terhadap Venezuela, yang artinya perang bisa benar-benar pecah.

Menurut para pakar, Cartel de los Soles adalah jaringan terdesentralisasi kelompok-kelompok Venezuela di dalam angkatan bersenjata yang terkait dengan perdagangan narkoba.

Baca Juga: Rezim Maduro Terancam Diinvasi AS, Jenderal Rusia Muncul di Venezuela

Para pejabat pemerintah Amerika telah menyatakan bahwa penunjukan tersebut—salah satu alat kontraterorisme Departemen Luar Negeri yang paling serius—akan memberi AS opsi militer yang lebih luas untuk menyerang di dalam wilayah Venezuela.

Presiden Maduro selalu membantah keterlibatan pribadinya dalam perdagangan narkoba, dan pemerintahnya telah berulang kali membantah keberadaan kartel tersebut, yang menurut beberapa pakar secara teknis tidak ada dalam pengertian konvensional.

Laporan tentang penunjukan oleh AS tersebut, yang sebenarnya dilakukan sejak 16 November, muncul ketika militer AS telah mengerahkan lebih dari selusin kapal perang dan 15.000 tentara ke perairan Karibia di dekat Venezuela.

Pentagon menyebut pengerahan aset-aset tempur itu sebagai bagian dari "Operasi Southern Spear". Militer AS telah menewaskan puluhan orang dalam serangan terhadap kapal-kapal di Karibia sebagai bagian dari kampanye anti-perdagangan narkoba.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved