Trump Marahi Zelensky Lagi: Tak Ada Rasa Terima Kasih atas Bantuan AS
Senin, 24 November 2025 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Tak lama kemudian, Zelensky menulis di X untuk berterima kasih kepada Trump atas segalanya yang telah dia lakukan untuk Ukraina.
"Kepemimpinan Amerika Serikat itu penting, kami berterima kasih atas semua yang telah dilakukan Amerika dan Presiden Trump untuk keamanan, dan kami terus bekerja sekonstruktif mungkin," tulisnya, seperti dikutip AFP, Senin (24/11/2025).
Di Jenewa, para pejabat tinggi AS dan Ukraina sibuk membuat perubahan pada rancangan proposal perdamaian berisi 28 poin, di mana Ukraina mengatakan versi terbaru memuat beberapa poin pembicaraan Kyiv-Washington.
"Versi dokumen saat ini, meskipun masih dalam tahap akhir persetujuan, sudah mencerminkan sebagian besar prioritas utama Ukraina," ujar negosiator Rustem Umerov, yang juga sekretaris dewan keamanan Ukraina.
Dokumen awal AS mengindahkan beberapa tuntutan garis keras Moskow, yang mengharuskan negara yang diinvasi untuk menyerahkan wilayah, memangkas militernya, dan berjanji untuk tidak pernah bergabung dengan NATO. Dokumen itu juga memberikan beberapa jaminan keamanan yang samar dan penggunaan aset Rusia yang dibekukan untuk membangun kembali Ukraina yang dilanda perang.
"Kepemimpinan Amerika Serikat itu penting, kami berterima kasih atas semua yang telah dilakukan Amerika dan Presiden Trump untuk keamanan, dan kami terus bekerja sekonstruktif mungkin," tulisnya, seperti dikutip AFP, Senin (24/11/2025).
Di Jenewa, para pejabat tinggi AS dan Ukraina sibuk membuat perubahan pada rancangan proposal perdamaian berisi 28 poin, di mana Ukraina mengatakan versi terbaru memuat beberapa poin pembicaraan Kyiv-Washington.
"Versi dokumen saat ini, meskipun masih dalam tahap akhir persetujuan, sudah mencerminkan sebagian besar prioritas utama Ukraina," ujar negosiator Rustem Umerov, yang juga sekretaris dewan keamanan Ukraina.
Dokumen awal AS mengindahkan beberapa tuntutan garis keras Moskow, yang mengharuskan negara yang diinvasi untuk menyerahkan wilayah, memangkas militernya, dan berjanji untuk tidak pernah bergabung dengan NATO. Dokumen itu juga memberikan beberapa jaminan keamanan yang samar dan penggunaan aset Rusia yang dibekukan untuk membangun kembali Ukraina yang dilanda perang.
Lihat Juga :