Dibubarkan Trump, DOGE Amerika Serikat Tamat

Senin, 24 November 2025 - 07:16 WIB
loading...
Dibubarkan Trump, DOGE...
Departemen Efisiensi Pemerintah atau DOGE Amerika Serikat telah dibubarkan Presiden Donald Trump. Departemen ini awalnya dipimpin miliarder Elon Musk. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) Amerika Serikat (AS) telah dibubarkan Presiden Donald Trump meski masih ada sisa masa jabatan delapan bulan. Tamatnya departemen itu mengakhiri inisiatif yang diluncurkan dengan meriah sebagai simbol janji Trump untuk memangkas ukuran pemerintah, tetapi menurut para kritikus hanya menghasilkan sedikit penghematan yang terukur.

"Itu tidak ada," ujar Direktur Kantor Manajemen Personalia, Scott Kupor, kepada Reuters awal bulan ini ketika ditanya tentang status DOGE.

"DOGE bukan lagi entitas terpusat," imbuh Kupor, dalam komentar publik pertama dari pemerintahan Trump tentang berakhirnya DOGE.

Baca Juga: Mengejutkan, Miliarder Elon Musk Keluar dari Pemerintahan Donald Trump

Departemen tersebut, yang dibentuk pada bulan Januari, melakukan terobosan dramatis di seluruh Washington pada bulan-bulan awal masa jabatan kedua Trump untuk menyusutkan lembaga-lembaga federal secara cepat, memangkas anggaran mereka, atau mengalihkan pekerjaan mereka ke prioritas Trump.

OPM, kantor sumber daya manusia pemerintah federal, sejak itu telah mengambil alih banyak fungsi DOGE, menurut Kupor dan dokumen yang ditinjau oleh Reuters.

Setidaknya dua karyawan terkemuka DOGE kini terlibat dengan National Design Studio, sebuah badan baru yang dibentuk melalui perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Trump pada bulan Agustus. Badan tersebut dipimpin oleh Joe Gebbia, salah satu pendiri Airbnb, dan perintah Trump mengarahkannya untuk mempercantik situs web pemerintah.

Gebbia adalah bagian dari tim DOGE milik miliarder Elon Musk, sementara karyawan DOGE, Edward Coristine, yang dijuluki "Big Balls" mendorong para pengikut di akun X-nya untuk mendaftar bergabung.

Memudarnya DOGE sangat kontras dengan upaya pemerintah selama berbulan-bulan untuk menarik perhatian, dengan Trump, para penasihatnya, dan sekretaris kabinet mengunggahnya di media sosial.

Musk, yang awalnya memimpin DOGE, secara teratur memuji kinerja DOGE di platform X-nya dan pada satu titik mengacungkan gergaji mesin untuk mengiklankan upayanya memangkas pekerjaan pemerintah.

"Ini adalah gergaji mesin untuk birokrasi," kata Musk, sambil memegang alat itu di atas kepalanya pada Konferensi Aksi Politik Konservatif di National Harbor, Maryland, pada bulan Februari.

DOGE mengeklaim telah memangkas pengeluaran puluhan miliar dolar, tetapi mustahil bagi para pakar keuangan eksternal untuk memverifikasi hal tersebut karena unit tersebut tidak memberikan laporan keuangan publik yang terperinci atas pekerjaannya.

"Presiden Trump diberi mandat yang jelas untuk mengurangi pemborosan, penipuan, dan penyalahgunaan di seluruh pemerintahan federal, dan beliau terus aktif memenuhi komitmen tersebut," kata juru bicara Gedung Putih, Liz Huston, dalam email kepada Reuters, yang dilansir Senin (24/11/2025).

Para pejabat pemerintahan Trump belum secara terbuka mengatakan bahwa DOGE tidak lagi ada, bahkan setelah perseteruan publik Musk dengan Trump pada bulan Mei. Musk sejak itu telah meninggalkan Washington.

Trump dan timnya telah memberi sinyal kehancurannya di depan umum sejak musim panas ini, meskipun presiden AS telah menandatangani perintah eksekutif di awal masa jabatannya yang menyatakan bahwa DOGE akan bertahan hingga Juli 2026.

Dalam pernyataan kepada wartawan, Trump sering berbicara tentang DOGE dalam bentuk lampau. Penjabat Administrator DOGE, Amy Gleason, yang berlatar belakang teknologi kesehatan, secara resmi menjadi penasihat Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert Kennedy pada bulan Maret, menurut dokumen pengadilan, di samping perannya di DOGE. Pernyataan publiknya sebagian besar berfokus pada perannya di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS).

Negara-negara bagian yang dipimpin Partai Republik, termasuk Idaho dan Florida, sementara itu sedang membentuk entitas lokal yang serupa dengan DOGE.

Pembekuan perekrutan di seluruh pemerintahan—ciri khas DOGE lainnya—juga telah berakhir, kata Kupor.

Pada hari pertamanya menjabat, Trump melarang lembaga-lembaga federal untuk merekrut pegawai baru, dengan pengecualian untuk posisi-posisi yang telah ditentukan oleh timnya untuk menegakkan hukum imigrasi dan melindungi keselamatan publik. Dia kemudian mengatakan bahwa perwakilan DOGE harus menyetujui pengecualian lainnya, menambahkan bahwa instansi pemerintah harus mempekerjakan "tidak lebih dari satu karyawan untuk setiap empat" karyawan yang keluar.

"Tidak ada target seputar pengurangan lagi," kata Kupor.

Staf DOGE juga telah mengambil peran lain dalam pemerintahan. Yang paling menonjol adalah Gebbia, yang ditugaskan Trump untuk meningkatkan "presentasi visual" situs web pemerintah.

Sejauh ini, studio desainnya telah meluncurkan situs web untuk merekrut petugas penegak hukum untuk berpatroli di Washington DC, dan mengiklankan program penetapan harga obat presiden. Gebbia menolak wawancara dengan Reuters melalui seorang juru bicara.

Zachary Terrell, bagian dari tim DOGE yang diberi akses ke sistem kesehatan pemerintah di awal masa jabatan kedua Trump, sekarang menjabat sebagai kepala petugas teknologi di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. Rachel Riley, yang memiliki akses yang sama menurut dokumen pengadilan, sekarang menjabat sebagai kepala Kantor Penelitian Angkatan Laut, menurut situs web kantor tersebut.

Jeremy Lewin, yang membantu Musk dan pemerintahan Trump membubarkan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), kini mengawasi bantuan luar negeri di Departemen Luar Negeri, menurut situs web badan tersebut.

Musk, tak lama setelah Trump terpilih, mengatakan bahwa dia memiliki mandat untuk "menghapus segunung" peraturan pemerintah. Dia menjadikan penghapusan peraturan pemerintah dan perombakan pemerintahan dengan AI sebagai dua prinsip utama DOGE, selain menghilangkan pekerjaan di pemerintahan federal.

Pemerintah masih berupaya memangkas peraturan. Kantor anggaran Gedung Putih telah menugaskan Scott Langmack, yang merupakan perwakilan DOGE di Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan, untuk membuat aplikasi AI khusus guna mempelajari peraturan AS dan menentukan peraturan mana yang akan dihapus, menurut profil LinkedIn-nya.

Sementara itu, Musk telah muncul kembali di Washington. Minggu ini, dia menghadiri jamuan makan malam di Gedung Putih untuk Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved