Takut Ditemukan China, AS Ngebut Cari 2 Pesawat Militernya yang Jatuh di Laut China Selatan

Jum'at, 21 November 2025 - 15:36 WIB
loading...
A A A
Dia tidak memberikan detail lebih lanjut tentang lokasi USNS Salvor, apakah salah satu atau kedua pesawat telah ditemukan, atau pun jadwal pemulihan. Dalam email pada 14 November, Comer memberi tahu bahwa Angkatan Laut AS telah mulai memobilisasi unit-unit yang akan digunakan untuk memverifikasi lokasi dan menemukan pesawat tersebut.

Menurut situs pelacakan kapal MarineTraffic.com, posisi terbaru USNS Salvor, sejak 9 November, berada tepat di sebelah timur Pulau Palawan, Filipina, di Laut China Selatan. MarineTraffic melaporkan bahwa kapal tersebut meninggalkan Filipina pada 8 November menuju Guam, tetapi belum jelas lokasinya saat ini.

Mengingat ketegangan dan sengketa wilayah Laut China Selatan serta kedekatan lokasinya dengan China, operasi AS ini sangat mendesak untuk memastikan pesawat-pesawat tersebut, atau komponen-komponennya, tidak jatuh ke tangan China.

Beijing memiliki aset yang sangat besar di kawasan tersebut, dan banyak yang dapat menangani berbagai upaya pemulihan. Kedalaman Laut China Selatan juga tidak terlalu dalam, sehingga memudahkan operasi pemulihan.

Seperti AS, China memiliki program eksploitasi materiil asing atau FME yang bertujuan memulihkan persenjataan untuk keperluan analisis intelijen dan pengembangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved