Jenderal Tertinggi Nyatakan Prancis Harus Siap Kehilangan Anak-anak Jika Perang Melawan Rusia
Jum'at, 21 November 2025 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Jean-Luc Melenchon, ketua partai sayap kiri La France Insoumise (LFI), menulis di X: "Bukan tugas jenderal untuk mengantisipasi pengorbanan yang akan diakibatkan oleh kegagalan diplomatik kita."
Sébastien Chenu, seorang anggota Parlemen dari Partai National Rally pimpinan Marine Le Pen, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan LCI bahwa Mandon tidak memiliki legitimasi untuk membuat pernyataan seperti itu. Dia khawatir pernyataan tersebut mencerminkan pemikiran Presiden Emmanuel Macron.
Prancis telah berulang kali mengutip dugaan klaim Rusia sebagai dalih untuk meningkatkan anggaran militer meskipun defisit anggarannya membengkak—sebesar €3,35 triliun (USD3,9 triliun), atau 113% dari PDB, merupakan salah satu yang tertinggi di Uni Eropa.
Prancis berencana meningkatkan anggaran militer menjadi €64 miliar pada tahun 2027, hampir dua kali lipat dari anggaran tahun 2017. Partai-partai sayap kiri menuduh pemerintah Macron memprioritaskan anggaran militer daripada kesejahteraan sosial.
Moskow telah menepis klaim bahwa mereka berencana menyerang negara-negara Uni Eropa anggota NATO, dengan mengatakan bahwa tuduhan tersebut digunakan oleh politisi Eropa untuk menakut-nakuti masyarakat dan membenarkan peningkatan anggaran militer. Rusia menegaskan bahwa mereka membela warganya dalam perang melawan Ukraina, dan menuduh NATO memprovokasi permusuhan.
Sébastien Chenu, seorang anggota Parlemen dari Partai National Rally pimpinan Marine Le Pen, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan LCI bahwa Mandon tidak memiliki legitimasi untuk membuat pernyataan seperti itu. Dia khawatir pernyataan tersebut mencerminkan pemikiran Presiden Emmanuel Macron.
Prancis telah berulang kali mengutip dugaan klaim Rusia sebagai dalih untuk meningkatkan anggaran militer meskipun defisit anggarannya membengkak—sebesar €3,35 triliun (USD3,9 triliun), atau 113% dari PDB, merupakan salah satu yang tertinggi di Uni Eropa.
Prancis berencana meningkatkan anggaran militer menjadi €64 miliar pada tahun 2027, hampir dua kali lipat dari anggaran tahun 2017. Partai-partai sayap kiri menuduh pemerintah Macron memprioritaskan anggaran militer daripada kesejahteraan sosial.
Moskow telah menepis klaim bahwa mereka berencana menyerang negara-negara Uni Eropa anggota NATO, dengan mengatakan bahwa tuduhan tersebut digunakan oleh politisi Eropa untuk menakut-nakuti masyarakat dan membenarkan peningkatan anggaran militer. Rusia menegaskan bahwa mereka membela warganya dalam perang melawan Ukraina, dan menuduh NATO memprovokasi permusuhan.
(mas)
Lihat Juga :