Bocoran Proposal Perdamaian AS: Ukraina Harus Relakan Wilayah-wilayahnya yang Direbut Rusia

Kamis, 20 November 2025 - 11:01 WIB
loading...
A A A
"Kengerian rudal jarak jauh yang kuat, dikombinasikan dengan gelombang drone yang semakin sering digunakan oleh pasukan Rusia, kembali terungkap dengan menyakitkan di Ukraina pagi ini," kata Turk dalam sebuah pernyataan.

"Beginilah 'rencana perdamaian' Rusia terlihat dalam kenyataan," sindir Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiga.

Musim Dingin Mendekat


Serangan terhadap kota Ternopil terjadi ketika Rusia menggempur jaringan energi Ukraina menjelang musim dingin, dan dengan pasukan Kyiv yang kewalahan di garis depan.

Kyiv telah menyatakan kunjungan tak terduga Zelensky ke Turki sebagai bagian dari upaya untuk kembali melibatkan Amerika Serikat dalam upaya mengakhiri perang.

Namun, utusan Trump, Steve Witkoff, tidak melakukan perjalanan setelah Ukraina mengatakan dia diharapkan untuk bergabung dalam perundingan.

Tidak ada pejabat Rusia yang hadir.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk bergabung dalam perundingan di Istanbul, di mana tiga putaran perundingan tahun ini hanya menghasilkan pertukaran tawanan perang dan pemulangan jenazah tentara yang meninggal dalam perang.

Zelensky mengatakan dia ingin melanjutkan pertukaran tawanan perang dengan Rusia pada akhir tahun.

Namun, harapan utama Ukraina adalah Washington dapat mendorong Rusia ke meja perundingan, termasuk dengan menjatuhkan sanksi.

Di medan perang, pasukan Rusia bergerak maju perlahan namun pasti, dan Moskow bersikeras akan terus bertempur jika Ukraina tidak memenuhi tuntutannya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved