Bocoran Proposal Perdamaian AS: Ukraina Harus Relakan Wilayah-wilayahnya yang Direbut Rusia

Kamis, 20 November 2025 - 11:01 WIB
loading...
Bocoran Proposal Perdamaian...
Rudal-rudal Rusia serang kota Ternopil, Ukraina, tewaskan 26 orang. Serangan terjadi ketika bocoran proposal perdamaian usulan AS untuk akhiri perang Rusia-Ukraina muncul. Foto/Anadolu
A A A
KYIV - Sebuah proposal perdamaian baru yang diusulkan Amerika Serikat (AS) akan memaksa Ukraina merelakan wilayah-wilayahnya yang sudah direbut Rusia. Selain itu, Kyiv juga akan dipaksa mengurangi lebih dari separuh jumlah tentaranya.

Poin-poin penting proposal itu diungkap sumber pemerintah Washington yang mengetahui rinciannya kepada AFP pada hari Rabu. Ketika laporan tentang proposal itu muncul, rudal-rudal Rusia kembali menyerang kota Ternopil, Ukraina barat, yang menewaskan 26 orang, termasuk tiga anak-anak.

Usulan Washington itu tampaknya mengulangi tuntutan maksimalis Rusia sebagai syarat untuk mengakhiri perang, tuntutan yang secara konsisten ditolak oleh Ukraina karena dianggap sama saja dengan menyerah.

Baca Juga: PM Negara NATO Sebut Ukraina Mafia Perang: Mendanainya Bagaikan Vodka untuk Pecandu Alkohol

Upaya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk kembali melibatkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump dalam proses perdamaian selama kunjungannya ke Turki gagal setelah seorang utusan Amerika yang diduga akan bergabung dengannya tidak ikut serta.

"Rancangan proposal perdamaian AS menetapkan pengakuan Crimea dan wilayah lain yang telah direbut Rusia," kata sumber tersebut kepada AFP, yang berbicara dengan syarat anonim, yang dilansir Kamis (20/11/2025).

"Dan pengurangan jumlah tentara menjadi 400.000 personel," lanjut dia. Ukraina, imbuh dia, juga akan menyerahkan semua senjata jarak jauhnya.

"Perbedaan pentingnya adalah kita tidak mengerti apakah ini benar-benar cerita Trump atau rombongannya, imbuh pejabat itu.

Tidak jelas apa yang seharusnya dilakukan Rusia sebagai imbalannya, menurut sumber tersebut.

Pada saat yang sama, Sekretaris Angkatan Darat AS Daniel Driscoll tiba di Kyiv, memimpin delegasi Pentagon yang berprofil tinggi untuk bertemu dengan para pejabat Ukraina dan mencari cara untuk menyelesaikan konflik, menurut laporan CBS News, mengutip militer AS. Driscoll bertemu dengan Menteri Pertahanan Ukraina Denys Shmygal pada hari Rabu.

Panglima Militer Ukraina Jenderal Oleksandr Syrsky mengatakan dia telah mengadakan pertemuan yang produktif dengan delegasi AS.

"Saya sekali lagi menekankan bahwa memperkuat perlindungan wilayah udara Ukraina, memperluas kemampuan serangan jarak jauh kami terhadap target militer musuh, dan mempertahankan serta menstabilkan garis depan akan melemahkan potensi ofensif musuh," ujarnya dalam unggahan media sosial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Trump Ingin Rebut Selat...
Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Siap-siap Menyambut...
Siap-siap Menyambut Bulan Safar : Sejarah, Kedudukan, Mitos hingga Amalan Sunahnya
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
Berita Terkini
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved