3 Alasan Donald Trump Jadikan Arab Saudi sebagai Sekutu Utama AS Non-NATO

Rabu, 19 November 2025 - 16:08 WIB
loading...
3 Alasan Donald Trump...
Donald Trump menjadikan Arab Saudi sebagai sekutu utama AS Non-NATO. Foto/X/@WhiteHouse
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa ia sedang meningkatkan hubungan dengan Arab Saudi. Dia menetapkan Kerajaan tersebut sebagai sekutu utama AS non-NATO.

"Dengan bangga saya umumkan bahwa kami meningkatkan kerja sama militer kami ke tingkat yang lebih tinggi dengan secara resmi menetapkan Arab Saudi sebagai sekutu utama non-NATO, yang merupakan sesuatu yang sangat penting bagi mereka," kata Trump saat menjamu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dalam jamuan makan malam resmi di Gedung Putih.

"Saya baru memberi tahu Anda sekarang untuk pertama kalinya, karena mereka ingin menyimpan sedikit rahasia untuk malam ini... Itu poin lain yang Anda menangkan hari ini, dan penandatanganan perjanjian pertahanan strategis bersejarah, yang baru saja kita tandatangani beberapa waktu lalu. Jadi, selamat," tambahnya disambut tepuk tangan meriah, dilansir Anadolu.

Sekutu-sekutu utama non-NATO diberikan manfaat tertentu dalam perdagangan pertahanan dan kerja sama keamanan, termasuk kesempatan untuk memasuki program penelitian dan pengembangan bersama dengan Pentagon dan memiliki akses istimewa ke persenjataan, pelatihan, dan pinjaman AS.

Sekutu-sekutu utama non-NATO lainnya termasuk Bahrain, Kolombia, Mesir, Israel, Jepang, Kenya, Pakistan, Qatar, Korea Selatan, dan Tunisia.

3 Alasan Donald Trump Jadikan Arab Saudi sebagai Sekutu Utama AS Non-NATO

1. Memberikan Jaminan Keamanan bagi Arab Saudi

Penunjukan tersebut tidak dengan sendirinya memberikan jaminan keamanan apa pun, tetapi Gedung Putih sebelumnya mengatakan bahwa Trump dan bin Salman menandatangani perjanjian pertahanan strategis yang dikatakan "memperkuat kemitraan pertahanan kita selama lebih dari 80 tahun dan memperkuat pencegahan di Timur Tengah."

Tidak jelas apakah pencegahan yang disebutkan mencakup jaminan bahwa AS akan membela Arab Saudi jika diserang. Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait masalah ini.

Baca Juga: 5 Drone Tempur yang Dipakai Negara Superpower, Mana yang Paling Efektif?

2. Arab Saudi Akan Berinvestasi USD1Ttriliun di AS

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan pada hari Selasa bahwa negaranya akan meningkatkan investasinya di AS dari USD600 miliar menjadi hampir USD1 triliun.

"Saya yakin, Bapak Presiden, hari ini dan besok kita dapat mengumumkan bahwa kita akan meningkatkan USD600 miliar itu menjadi hampir USD1 triliun untuk investasi riil," ujar Bin Salman, yang juga dikenal sebagai MBS, kepada para wartawan di Gedung Putih bersama Presiden AS Donald Trump.

Ia mengatakan kedua negara akan menandatangani kesepakatan di banyak bidang, termasuk teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan magnet, "yang akan menciptakan banyak peluang investasi."

Trump menyela, berkata: "Sekarang, Anda mengatakan kepada saya bahwa USD600 miliar itu akan menjadi USD1 triliun?"

"Tentu saja, karena apa yang kita tandatangani akan memfasilitasi hal itu," jawab Bin Salman.

Trump berterima kasih kepadanya atas persetujuan investasi tersebut.

"Saya ingin berterima kasih kepada Anda karena Anda telah setuju untuk menginvestasikan $600 miliar ke Amerika Serikat, dan karena dia teman saya, dia mungkin akan menjadikannya satu triliun, tetapi saya harus mengusahakannya," katanya.

"Kita bisa mengandalkan USD600 miliar, tetapi angka itu bisa naik sedikit lebih tinggi," tambah Trump, yang secara khas bersemangat untuk memamerkan hasil kontak luar negerinya kepada audiens Amerika.

3. Memperkuat Keamanan Regional

Duta Besar Arab Saudi untuk AS, Putri Reema Bint Bandar Al-Saud, memuji pertemuan antara MBS dan Trump setelah penandatanganan beberapa perjanjian penting antara kedua negara.

"Hari yang penting bagi hubungan Saudi-AS," tulis duta besar tersebut di platform perusahaan media sosial AS, X.

Ia mengatakan kedua negara menandatangani "sejumlah perjanjian bilateral penting" tanpa memberikan detail lebih lanjut tentang kesepakatan tersebut.

"Perjanjian ini akan memacu investasi ke kedua negara, menciptakan lapangan kerja bagi warga Saudi dan Amerika, serta memperkuat komitmen bersama kita terhadap keamanan regional dan global," tambahnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved