Tentara Zionis Bangun Tembok Perbatasan Baru di Lebanon, Israel Raya Segera Direalisasikan?

Selasa, 18 November 2025 - 10:40 WIB
loading...
Tentara Zionis Bangun...
Tentara Zionis bangun tembok perbatasan baru di Lebanon. Foto/X/@TheNationalNews
A A A
BEIRUT - Gambar yang beredar daring menunjukkan bahwa beberapa bagian konstruksi tersebut melampaui Garis Biru, batas sementara yang ditetapkan PBB setelah Israel menarik diri dari Lebanon selatan pada tahun 2000.

Menurut surat kabar Yedioth Ahronoth, tembok pemisah tersebut, yang dilaporkan membentang sepanjang satu hingga dua kilometer di dalam wilayah Lebanon, konon terletak di dekat salah satu dari lima lokasi strategis yang masih diduduki Israel di sepanjang Garis Biru.

Koresponden Al Manar, Ali Shoeib, mengklarifikasi bahwa tembok baru tersebut dibangun di dalam wilayah yang dikuasai Israel dan tidak melanggar wilayah Lebanon. Ia menjelaskan bahwa pelanggaran tersebut disebabkan oleh lokasi militer yang baru didirikan di Jabal al-Blat, selatan Aitaroun, yang merupakan bagian dari wilayah yang diduduki oleh pasukan Israel selama gencatan senjata.

Tentara Zionis Bangun Tembok Perbatasan Baru di Lebanon, Israel Raya Segera Direalisasikan?

1. Israel Mengamankan Diri

Berbicara kepada The New Arab, Nicholas Blanford, seorang pakar yang berbasis di Beirut dan meliput politik serta urusan keamanan Lebanon, mengamati bahwa sering terjadi kebingungan di Lebanon ketika orang Israel membangun di utara pembatas fisik, karena banyak yang berasumsi bahwa pekerjaan tersebut berada di tanah Lebanon, meskipun mungkin masih berada di sisi Israel dari Garis Biru.

Kebingungan ini, jelasnya, berasal dari fakta bahwa "pembatas fisik tersebut mengikuti medan yang dipilih untuk keamanan Israel, alih-alih jalur persis Garis Biru".

Berdasarkan perjanjian gencatan senjata November 2024, Israel diwajibkan untuk mundur sepenuhnya dari Lebanon selatan setelah perang yang menghancurkan tahun lalu dengan Hizbullah. Sebaliknya, Israel mempertahankan kehadirannya di lima pos perbatasan di luar perbatasan yang direbutnya selama konflik dan menolak untuk mundur kecuali gerakan yang didukung Iran tersebut dilucuti senjatanya.

Baca Juga: Militer Israel Akui Tembaki Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon

2. Ingin Melemahkan Hizbullah

Washington telah mendukung posisi Tel Aviv, memperingatkan bahwa Lebanon dapat menghadapi kampanye Israel yang lebih luas kecuali kelompok pejuang Lebanon tersebut menyerahkan senjatanya.

Selama beberapa bulan terakhir, Israel telah mengancam eskalasi militer baru terhadap Lebanon, dengan alasan bahwa militer Lebanon telah gagal bertindak cepat untuk membongkar persenjataan Hizbullah.

3. UNFIL Mandul

UNIFIL menyatakan pada hari Jumat bahwa tembok antara Aitaroun dan Maroun al Ras, yang telah dibangun Israel selama beberapa minggu, terletak di selatan Garis Biru, yaitu di sisi perbatasan Israel.

Namun, survei geospasial terbaru yang dilakukan oleh misi penjaga perdamaian mengonfirmasi bahwa segmen tembok Israel yang baru dibangun di dekat Yaroun melintasi Garis Biru ke wilayah Lebanon, memotong lebih dari 4.000 meter persegi tanah Lebanon.

Pasukan sementara PBB, yang telah bekerja sama dengan tentara Lebanon untuk mengkonsolidasikan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah, menyatakan bahwa "kehadiran dan pembangunan Israel di wilayah Lebanon merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan 1701 dan kedaulatan serta integritas teritorial Lebanon", merujuk pada resolusi PBB yang mengakhiri konflik tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Kecam Israel, Menlu...
Kecam Israel, Menlu 8 Negara Muslim Desak Perlindungan Status Quo Situs Suci Islam dan Kristen di Al-Aqsa
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Tentara Bayaran dari...
Tentara Bayaran dari AS Bertebaran di Perbatasan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved