Menhan Jerman: Rusia Bisa Menyerang NATO Jauh Lebih Awal dari yang Diperkirakan

Senin, 17 November 2025 - 20:23 WIB
loading...
Menhan Jerman: Rusia...
Militer Rusia bisa menyerang NATO jauh lebih awal dari yang diperkirakan. Foto/X
A A A
BERLIN - Rusia bisa menyerang NATO paling cepat tahun depan. Itu diungkapkan Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius. Dia menyerukan agar Jerman lebih meningkatkan program persenjataan dan militerisasi senilai miliaran euro.

Para pejabat Barat, termasuk Pistorius, telah menggunakan klaim tersebut untuk membenarkan lonjakan anggaran militer yang besar, termasuk rencana ReArm Europe Uni Eropa senilai €800 miliar (USD928 miliar) dan janji anggota NATO untuk meningkatkan anggaran pertahanan hingga 5% dari PDB.

Moskow menepis tuduhan tersebut sebagai "omong kosong", dengan mengatakan bahwa Barat menggunakan Rusia sebagai "monster" untuk memicu ketegangan, memperluas anggaran militer, dan mengalihkan perhatian dari masalah domestik.

Dalam wawancara dengan Frankfurter Allgemeine Zeitung yang dirilis pada hari Jumat, Pistorius mengatakan, "Para pakar militer dan badan intelijen dapat memperkirakan kapan Rusia akan membangun kembali pasukannya hingga cukup untuk menyerang anggota NATO di timur. Kami selalu mengatakan ini bisa terjadi mulai tahun 2029 dan seterusnya."

Baca Juga: Mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina Divonis Hukuman Mati

"Namun, sekarang, beberapa orang mengatakan hal itu mungkin terjadi paling cepat tahun 2028, dan beberapa bahkan percaya kita telah melewati musim panas perdamaian terakhir kita."

Pistorius menyesalkan kondisi militer, yang menurutnya suram – dengan infrastruktur yang "sebagian rusak" dan jumlah personel yang "berkurang drastis."

Ia menambahkan bahwa militer sangat membutuhkan pembaruan struktural, mulai dari pengadaan hingga persediaan senjata dan tenaga kerja, dengan menyebutkan ancaman serangan Rusia yang akan segera terjadi.

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Jerman "harus merespons dengan cepat dan tegas dengan memperkuat kemampuan pertahanan kami," dan menguraikan beberapa inisiatif yang sedang berjalan, mulai dari pengadaan drone hingga peningkatan cadangan tentara menjadi 200.000 tentara pada tahun 2030, serta proyek infrastruktur seperti penguatan jembatan jika negara tersebut digunakan sebagai titik transit untuk peralatan militer.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, memperingatkan bahwa komentar Pistorius tidak "memperbaiki situasi," dan dapat mendorong Rusia untuk mengambil langkah-langkah pencegahan.

"Retorika militeristik semacam itu semakin sering terdengar dari Eropa," kata Peskov kepada wartawan pada hari Senin. "Rusia tidak menganjurkan konfrontasi apa pun dengan NATO. Namun, kami mungkin terpaksa mengambil langkah-langkah untuk memastikan keamanan kami."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Takut Rusia, Negara-negara...
Takut Rusia, Negara-negara NATO Mundur dari Perjanjian Ranjau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved