3 Fakta Kecelakaan Bus Jemaah Umrah Asal India di Madinah
Selasa, 18 November 2025 - 04:40 WIB
loading...
Kecelakaan bus yang mengangkut jemaah umrah asal India di Madinah. Foto/X/Gulf News
A
A
A
MADINAH - Empat puluh lima jemaah haji India tewas setelah bus yang mereka tumpangi terbakar dalam sebuah kecelakaan di dekat Madinah di Arab Saudi.
Komisaris polisi kota Hyderabad, India, VC Sajjanar mengungkapkan, bus tersebut mengangkut 46 penumpang. Dia menambahkan bahwa seorang pria yang selamat dari kecelakaan tersebut telah dirawat di unit perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Sebagian besar korban berasal dari Hyderabad, yang terletak di negara bagian Telangana bagian selatan.
Mereka telah pergi ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah, yang merupakan versi singkat dari haji.
BacaJuga: Pejuang Palestina Tolak Kehadiran Pasukan Internasional di Gaza
Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa ia "sangat berduka" atas berita kecelakaan tersebut dan bahwa otoritas India sedang berkomunikasi erat dengan para pejabat di Arab Saudi.
"Kedutaan Besar kami di Riyadh dan Konsulat di Jeddah menyediakan semua bantuan yang memungkinkan," tulisnya.
Asaduddin Owaisi, yang mewakili Hyderabad di parlemen India, mengatakan kepada kantor berita ANI bahwa ia telah meminta bantuan pemerintah federal untuk memulangkan jenazah para korban ke India.
Sajjanar mengatakan bahwa 54 orang telah melakukan perjalanan dari Hyderabad ke Jeddah pada 9 November untuk menunaikan ibadah umrah. Dari jumlah tersebut, empat orang tetap di Mekah sementara empat orang lainnya pergi ke Madinah dengan mobil. Sisanya, 46 orang, melakukan perjalanan dengan bus.
Ketika berita tragedi tersebut tersiar, para kerabat yang berduka telah berbicara kepada media.
Mohammed Tehseen, seorang warga Hyderabad, mengatakan kepada ANI bahwa tujuh kerabatnya berada di dalam bus tersebut. Tehseen mengatakan bahwa ia mendengar berita tersebut setelah menerima telepon dari kerabatnya, Shoaib, yang selamat dari kecelakaan dan sedang dirawat di rumah sakit.
Komisaris polisi kota Hyderabad, India, VC Sajjanar mengungkapkan, bus tersebut mengangkut 46 penumpang. Dia menambahkan bahwa seorang pria yang selamat dari kecelakaan tersebut telah dirawat di unit perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Sebagian besar korban berasal dari Hyderabad, yang terletak di negara bagian Telangana bagian selatan.
3 Fakta Kecelakaan Bus Jemaah Umrah Asal India di Madinah
1. Jemaah Umrah dalam Perjalan dari Mekah ke Madinah
Para jemaah sedang dalam perjalanan dari kota suci Mekah ke Madinah ketika kecelakaan itu terjadi, ungkap pemerintah Telangana dalam sebuah pernyataan.Mereka telah pergi ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah, yang merupakan versi singkat dari haji.
BacaJuga: Pejuang Palestina Tolak Kehadiran Pasukan Internasional di Gaza
2. Bus Bertabrakan dengan Truk BBM
"Sebuah truk pengangkut minyak terlibat dalam kecelakaan tersebut," ungkap Sajjanar, dilansir BBC.Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa ia "sangat berduka" atas berita kecelakaan tersebut dan bahwa otoritas India sedang berkomunikasi erat dengan para pejabat di Arab Saudi.
"Kedutaan Besar kami di Riyadh dan Konsulat di Jeddah menyediakan semua bantuan yang memungkinkan," tulisnya.
3. Hanya Ada 1 Korban Selamat
Ruang kontrol telah didirikan di Jeddah dan Hyderabad untuk membantu keluarga para korban.Asaduddin Owaisi, yang mewakili Hyderabad di parlemen India, mengatakan kepada kantor berita ANI bahwa ia telah meminta bantuan pemerintah federal untuk memulangkan jenazah para korban ke India.
Sajjanar mengatakan bahwa 54 orang telah melakukan perjalanan dari Hyderabad ke Jeddah pada 9 November untuk menunaikan ibadah umrah. Dari jumlah tersebut, empat orang tetap di Mekah sementara empat orang lainnya pergi ke Madinah dengan mobil. Sisanya, 46 orang, melakukan perjalanan dengan bus.
Ketika berita tragedi tersebut tersiar, para kerabat yang berduka telah berbicara kepada media.
Mohammed Tehseen, seorang warga Hyderabad, mengatakan kepada ANI bahwa tujuh kerabatnya berada di dalam bus tersebut. Tehseen mengatakan bahwa ia mendengar berita tersebut setelah menerima telepon dari kerabatnya, Shoaib, yang selamat dari kecelakaan dan sedang dirawat di rumah sakit.
(ahm)
Lihat Juga :