Presiden Maduro Sudah Minta Damai, AS Terus Tingkatkan Kehadiran Militer di Karibia

Senin, 17 November 2025 - 15:12 WIB
loading...
A A A
Kapal induk tersebut dipindahkan dari Mediterania dengan beberapa laporan yang menunjukkan kapal tersebut bergerak ke selatan dari Puerto Riko ke Karibia awal pekan ini.

Gugus tempur kapal induk tersebut mencakup "sembilan skuadron dari Carrier Air Wing Delapan, kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke dari Skuadron Dua, USS Bainbridge (DDG 96) dan USS Mahan (DDG 72), serta kapal komando pertahanan udara dan rudal terpadu USS Winston S. Churchill (DDG 81)."

Pameran militer AS yang semakin gencar di laut ini dibangun di atas taktik tekanan yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Pengerahan dan penempatan kapal induk merupakan taktik militer yang telah lama digunakan untuk menekan dan mencegah peperangan, karena gugus tempur kapal induk yang ditempatkan di laut seringkali dapat menyerang target di dalam negara.

Pasukan Amerika sedang mengoordinasikan "latihan" dengan pasukan Trinidad dan Tobago, kata Menteri Luar Negeri Sean Sobers. Negara itu hanya berjarak sekitar 7 mil dari pantai Venezuela, dan pejabat pemerintah mengatakan latihan tersebut akan berlanjut sepanjang minggu, menurut AP.

Awal pekan ini, Venezuela memobilisasi hampir 200.000 tentara dalam upaya besar-besaran untuk mempersiapkan potensi serangan AS. Pada hari Kamis, Maduro menyerukan kepada Trump "untuk bersatu demi perdamaian benua ini," dan mengatakan kepada seorang reporter CNN, "tidak ada lagi perang tanpa akhir. Tidak ada lagi perang yang tidak adil."

Ia menegaskan kembali pesannya kepada Trump sebagai "perdamaian. Ya, perdamaian."

Baca Juga: AS dan Venezuela di Ambang Perang, Trump Bersedia Berunding dengan Maduro
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved