Presiden Maduro Sudah Minta Damai, AS Terus Tingkatkan Kehadiran Militer di Karibia

Senin, 17 November 2025 - 15:12 WIB
loading...
Presiden Maduro Sudah...
Presiden Maduro sudah minta damai, AS terus tingkatkan kehadiran militer di Karibia. Foto/X/US Navy
A A A
WASHINGTON - USS Gerald R. Ford, kapal induk tercanggih Amerika Serikat , tiba di Laut Karibia pada hari Minggu, Angkatan Laut AS mengonfirmasi, di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan negara-negara tetangga. Beberapa hari sebelumnya, Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang tidak diakui Washington sebagai pemimpin sah negara itu, menyerukan perdamaian antara kedua negara.

Pemerintahan Trump terus membangun kampanye militernya di Karibia, dengan mengerahkan angkatan laut dan udara dalam apa yang disebutnya sebagai tindakan keras terhadap penyelundupan narkotika.

Setidaknya 80 orang tewas dalam serangan AS terhadap 20 kapal yang diduga mengangkut narkoba di Karibia selatan dan Pasifik timur sejak awal September. Trump dan pejabat tinggi lainnya mengatakan kapal-kapal ini membawa narkoba dengan tujuan AS.

Melansir Newswekk, Operasi Southern Spear dengan cepat menjadi salah satu inisiatif keamanan regional Washington yang paling luas jangkauannya dalam beberapa tahun terakhir, memberikan tekanan signifikan pada Maduro seiring meningkatnya ketegangan antara Caracas dan Washington.

Misi operasi ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas dengan "mendeteksi, mengganggu, dan melemahkan jaringan kriminal dan maritim ilegal transnasional."

AS tidak mengakui Maduro sebagai presiden Venezuela yang sah, menuduhnya mencurangi pemilu tahun lalu.

Konfirmasi militer atas kedatangan Ford pada hari Minggu menambah jumlah total pasukan AS di wilayah tersebut menjadi sekitar 12.000, menurut Associated Press. Kapal induk tersebut memiliki lebih dari 4.000 pelaut dan puluhan pesawat taktis di dalamnya, kata Angkatan Laut dalam siaran pers hari Minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Menang atas Ekuador...
Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang
Rekomendasi
3 Irjen Pol Dimutasi...
3 Irjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
Berita Terkini
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved