Iran Sita Kapal Tanker Minyak Asing di Teluk, AL Amerika Sibuk Memantau

Minggu, 16 November 2025 - 07:45 WIB
loading...
Iran Sita Kapal Tanker...
Iran sita kapal tanker minyak asing di perairan Teluk, Angkatan Laut Amerika Serikat sibuk memantau situasi. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengonfirmasi telah menyita sebuah kapal tanker minyak asing di perairan Teluk dengan alasan melanggar hukum. Sementara itu, Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) mengaku sedang sibuk memantau tindakan Teheran tersebut.

Penyitaan kapal tanker minyak asing itu terjadi pada Jumat pagi di lepas pantai Iran, namun baru dikonfirmasi IRGC pada hari Sabtu.

"Kemarin pagi pukul 07.30, setelah otoritas kehakiman memerintahkan penyitaan kargo sebuah kapal tanker minyak dengan nama dagang Talara dan bendera Kepulauan Marshall, unit reaksi cepat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dari Angkatan Laut memantau pergerakannya dan mencegat serta menyitanya," demikian pernyataan dari IRGC.

Baca Juga: Siap Perang Lagi, Iran Sekarang Mampu Tembakkan 2.000 Rudal Sekaligus yang Lumpuhkan Israel

"Kapal tanker tersebut dinyatakan melanggar hukum karena membawa kargo ilegal," lanjut pernyataan tersebut, seraya menambahkan, "Kapal tersebut mengangkut 30.000 ton kargo petrokimia dan sedang menuju Singapura."

Kapal itu berangkat dari Ajman di Uni Emirat Arab dan sedang menuju selatan melintasi Selat Hormuz ketika didekati oleh tiga perahu kecil. "Yang kemudian melakukan penyimpangan arah secara tiba-tiba," kata perusahaan keamanan maritim Ambrey.

Angkatan Laut AS mengatakan bahwa mereka secara aktif memantau situasi.

"Kapal-kapal komersial berhak atas hak navigasi dan perdagangan yang sebagian besar bebas hambatan di laut lepas," kata Armada ke-5 AL Amerika, yang berpatroli di wilayah tersebut, seperti dikutip dari AFP, Minggu (16/11/2025).

Selat Hormuz, jalur perairan vital untuk minyak dan gas alam cair global, sebelumnya telah menjadi lokasi insiden serupa.

Tahun lalu, Garda Revolusi menyita sebuah kapal kontainer, dengan tuduhan memiliki hubungan dengan Israel, menyusul serangan mematikan terhadap konsulat Iran di Suriah yang dituduhkan dilakukan oleh Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Ramzi Geram Putrinya...
Ramzi Geram Putrinya Dituding Jadi Orang Ketiga, Dukung Rizky Billar Tempuh Jalur Hukum
Berita Terkini
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved