Warga Palestina Menderita Akibat Hujan Deras Banjiri Kamp-kamp Tenda di Gaza

Sabtu, 15 November 2025 - 08:18 WIB
loading...
A A A
"Kami mendesak pengiriman cepat rumah, karavan, dan tenda kepada keluarga-keluarga pengungsi ini untuk membantu meringankan penderitaan mereka, terutama karena kita berada di awal musim dingin," ungkap dia.

Meskipun gencatan senjata 10 Oktober telah memungkinkan lebih banyak bantuan masuk ke Jalur Gaza, PBB dan kelompok-kelompok kemanusiaan lainnya mengatakan warga Palestina masih kekurangan makanan, obat-obatan, dan pasokan penting lainnya yang memadai, termasuk tempat tinggal.

Kelompok-kelompok bantuan yang bekerja untuk menyediakan bantuan tempat tinggal di wilayah Palestina yang diduduki mengatakan pada awal November bahwa sekitar 260.000 keluarga Palestina, yang berjumlah hampir 1,5 juta orang, berada dalam kondisi rentan menjelang musim dingin.

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan pekan ini bahwa mereka memiliki persediaan tempat tinggal yang cukup untuk membantu sebanyak 1,3 juta warga Palestina.

Namun, UNRWA mengatakan Israel terus menghalangi upayanya membawa bantuan ke Gaza meskipun ada kesepakatan gencatan senjata, yang menetapkan bantuan kemanusiaan harus dikirimkan kepada warga Palestina yang membutuhkan.

“Kita memiliki peluang yang sangat kecil untuk melindungi keluarga dari hujan dan dinginnya musim dingin,” ungkap Angelita Caredda, direktur Timur Tengah dan Afrika Utara di Dewan Pengungsi Norwegia (NRC), dalam pernyataan pada 5 November.

Melaporkan dari Deir el-Balah pada hari Jumat, Hind Khoudary dari Al Jazeera mengatakan warga Palestina di seluruh Gaza telah menyuarakan kekhawatiran bahwa musim dingin ini akan sangat sulit karena kurangnya tempat tinggal yang aman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved