Venezuela Siaga Tinggi Hadapi Peningkatan Kekuatan Militer AS di Karibia

Kamis, 13 November 2025 - 20:15 WIB
loading...
Venezuela Siaga Tinggi...
Kapal induk USS Gerald R. Ford. Foto/dvids
A A A
CARACAS - Venezuela menempatkan angkatan bersenjatanya dalam siaga tinggi dan memerintahkan pengerahan pasukan besar-besaran di seluruh negeri sebagai tanggapan atas penumpukan kekuatan militer Amerika Serikat (AS) yang terus berlanjut di Karibia.

Menteri Pertahanan (Menhan) Venezuela Vladimir Padrino Lopez mengumumkan pada Selasa malam bahwa hampir 200.000 personel militer telah dimobilisasi dan ditempatkan dalam "kesiapan operasional penuh," dengan pasukan darat, udara, laut, dan cadangan diperintahkan untuk melakukan latihan perang hingga Rabu (12/11/2025) guna memastikan pertahanan negara.

Pengumuman ini muncul tak lama setelah Angkatan Laut AS menyatakan kapal induk 'USS Gerald R. Ford' dan tiga kapal perang pendampingnya telah memasuki wilayah yang diawasi Komando Selatan AS, yang menurut Pentagon mencakup sebagian besar Amerika Latin dan Karibia.

'Ford', kapal induk terbesar dan termodern Angkatan Laut AS, dengan sekitar 4.000 pelaut di dalamnya, telah dikerahkan kembali dari perairan Eropa ke Amerika Latin sebagai bagian dari misi untuk "menghentikan perdagangan narkotika."

Kedatangannya dilaporkan telah meningkatkan kehadiran militer AS di kawasan Karibia yang lebih luas menjadi sekitar 15.000 personel.

Presiden AS Donald Trump, yang telah berulang kali menuduh Venezuela membantu "narkoteroris", memerintahkan armada angkatan laut ke wilayah tersebut bulan lalu dan telah mengisyaratkan ia dapat mengizinkan serangan di wilayah Amerika Selatan tersebut.

Sejak September, militer AS telah melakukan setidaknya 19 serangan terhadap kapal-kapal kecil di perairan internasional yang diklaimnya digunakan oleh penyelundup narkoba, yang menewaskan lebih dari 70 orang, menurut laporan media.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved