Australia Bikin Perjanjian Keamanan dengan Indonesia, Jawab Isu Rusia Ingin Kerahkan Pesawat Pengebom Nuklir ke RI
Kamis, 13 November 2025 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Kamis (13/11/2025), Menlu Wong mengatakan kepada Channel 9 bahwa pakta tersebut bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan tetangga terbesar Australia dan untuk menjaga keamanan di kawasan ini.
“Kita tahu bahwa memiliki hubungan yang kuat dengan tetangga kita, dengan kawasan kita, sangatlah penting saat ini," katanya.
Selama kampanye Pemilu bulan Mei, hubungan antara Jakarta dan Moskow menjadi sorotan dalam negeri Australia menyusul laporan bahwa Kremlin meminta kepada Indonesia untuk mengerahkan pesawat pengebom nuklir Tu-95 ke pangkalan udara di Biak, Papua, yang berjarak kurang dari 1.300 kilometer dari Darwin.
Laporan itu kemudian dibantah sebagai "tidak benar" oleh Menteri Pertahanan Richard Marles.
Menlu Wong, yang juga sebagai senator, ditanya apakah permintaan pengerahan pesawat Tu-95 tersebut masih diajukan oleh Rusia. Dia menjawab: "Kami tahu bahwa Indonesia telah memiliki hubungan yang panjang dengan Rusia."
“Kita tahu bahwa memiliki hubungan yang kuat dengan tetangga kita, dengan kawasan kita, sangatlah penting saat ini," katanya.
Selama kampanye Pemilu bulan Mei, hubungan antara Jakarta dan Moskow menjadi sorotan dalam negeri Australia menyusul laporan bahwa Kremlin meminta kepada Indonesia untuk mengerahkan pesawat pengebom nuklir Tu-95 ke pangkalan udara di Biak, Papua, yang berjarak kurang dari 1.300 kilometer dari Darwin.
Laporan itu kemudian dibantah sebagai "tidak benar" oleh Menteri Pertahanan Richard Marles.
Menlu Wong, yang juga sebagai senator, ditanya apakah permintaan pengerahan pesawat Tu-95 tersebut masih diajukan oleh Rusia. Dia menjawab: "Kami tahu bahwa Indonesia telah memiliki hubungan yang panjang dengan Rusia."
Lihat Juga :