Pernah Kirim Drone ke Korea Utara, Mantan Presiden Korea Selatan Ini Didakwa Menguntungkan Musuh

Senin, 10 November 2025 - 15:37 WIB
loading...
Pernah Kirim Drone ke...
Mantan presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol didakwa menguntungkan musuh. Foto/X/@AureusXheritage
A A A
SEOUL - Korea Selatan pada hari Senin mendakwa mantan Presiden Yoon Suk-yeol atas tuduhan "menguntungkan musuh". Itu dikarenakan Yoon diduga melakukan pengiriman drone ke Korea Utara tahun lalu.

Tim penasihat khusus juga mendakwa Yoon atas penyalahgunaan wewenang, dengan mengatakan bahwa ia memerintahkan pengiriman drone pada bulan Oktober untuk memicu pembalasan dari Pyongyang dan menggunakannya sebagai pembenaran untuk deklarasi darurat militernya di masa mendatang pada bulan Desember.

Dipimpin oleh penasihat khusus Cho Eun-suk, tim tersebut telah menyelidiki dugaan upaya Yoon untuk memberlakukan darurat militer dan sebelumnya telah mendakwanya dengan menghalangi upaya mereka untuk menahannya pada bulan Januari dan melanggar hak-hak anggota Kabinet selama pemberlakuan darurat militer.

Baca Juga: Buru Kapal Selam Rusia, Jerman Siagakan Pesawat Penjaga Poseidon Baru

Penasihat khusus dilaporkan mempertimbangkan untuk mendakwanya dengan tuduhan menghasut agresi asing, tetapi hal itu akan membutuhkan bukti kolusi dengan negara musuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved