Buru Kapal Selam Rusia, Jerman Siagakan Pesawat Penjaga Poseidon Baru

Minggu, 09 November 2025 - 17:30 WIB
loading...
Buru Kapal Selam Rusia,...
Jerman memiliki pesawat Poseidon yang bisa memburu kapal selama Rusia. Foto/X/@SR_Planespotter
A A A
BERLIN - Jerman menerima pesawat patroli maritim P-8A Poseidon pertamanya di bandara utama Berlin. Secara khusus Menteri Pertahanan Boris Pistorius secara pribadi menyambut jet angkatan laut yang dirancang untuk mendeteksi dan memerangi kapal selam Rusia di Atlantik Utara.

Poseidon berbasis Boeing 737 tiba dari AS melalui Islandia sebagai pesawat pertama dari delapan pesawat yang akan dikirimkan pada tahun 2028 dengan biaya €3,1 miliar.

Melansir Euro News, pesawat ini dapat terbang lebih dari 7.000 kilometer dan membawa lima torpedo ringan MK-54 seberat masing-masing 300 kilogram, ditambah empat rudal antikapal AGM-84 Harpoon.

"P-8 akan secara berkelanjutan memperkuat kemampuan kami untuk pengintaian maritim, pengawasan maritim global, dan khususnya, untuk mendeteksi dan memerangi kapal selam musuh," ujar Inspektur Angkatan Laut Jan Christian Kaack kepada pers domestik, menggambarkan pesawat tersebut sebagai "penjaga terbang".

Poseidon menggunakan pelampung sonar yang memancarkan gelombang suara untuk menemukan kapal selam, dengan mikrofon bawah air yang merekam gema untuk mendeteksi kapal selam konvensional maupun nuklir. Pesawat ini juga dapat menyerang target darat.

Jerman berencana untuk menempatkan pesawat ini terutama di celah antara Greenland, Islandia, dan Britania Raya, jalur pasokan utama NATO, tempat kapal selam Rusia dapat mengganggu jalur pasokan selama konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved