Turki Buka Koridor Perdagangan Darat Bersejarah ke Yordania dan Suriah, Integrasi Timur Tengah Menguat?
Senin, 10 November 2025 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
Diskusi difokuskan pada penyederhanaan prosedur perbatasan untuk truk, penyatuan biaya bea cukai, dan identifikasi area untuk rehabilitasi infrastruktur. Turki telah berjanji untuk membiayai pemeliharaan segmen Jalur Kereta Api Hejaz dari Damaskus hingga perbatasan Yordania, sementara Yordania akan mengawasi restorasi lokomotif.
Baik Yordania maupun Suriah juga telah sepakat untuk melakukan studi kelayakan untuk perluasan jalur kereta api baru yang menghubungkan ibu kota mereka dengan Ankara. Para pejabat menggambarkan pertemuan tersebut sebagai persiapan untuk pertemuan tingkat menteri mendatang yang akan menyelesaikan rencana proyek transportasi lintas batas, termasuk peningkatan jalur penyeberangan utama seperti Nasib–Jaber (di perbatasan Yordania–Suriah), Bab Al Hawa (Idlib, Suriah barat laut), dan jalur Gaziantep–Aleppo.
Rahal menekankan bahwa inisiatif semacam itu akan merevitalisasi upaya perdagangan, investasi, dan rekonstruksi sekaligus mendorong saling ketergantungan antarnegara tetangga. Bagi Turki, proyek ini menandai tonggak sejarah lain dalam visinya untuk menjadi pusat transportasi yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa melalui jaringan darat yang terintegrasi.
Baik Yordania maupun Suriah juga telah sepakat untuk melakukan studi kelayakan untuk perluasan jalur kereta api baru yang menghubungkan ibu kota mereka dengan Ankara. Para pejabat menggambarkan pertemuan tersebut sebagai persiapan untuk pertemuan tingkat menteri mendatang yang akan menyelesaikan rencana proyek transportasi lintas batas, termasuk peningkatan jalur penyeberangan utama seperti Nasib–Jaber (di perbatasan Yordania–Suriah), Bab Al Hawa (Idlib, Suriah barat laut), dan jalur Gaziantep–Aleppo.
4. Gerbang Menuju Kebangkitan Ekonomi
Mohammed Omar Rahal, Wakil Menteri Transportasi Suriah untuk Transportasi Jalan, mengatakan bahwa kerja sama yang diperbarui ini merupakan investasi strategis dalam stabilitas regional. "Konektivitas jalan raya dan kereta api antara Suriah, Yordania, dan Turki merupakan pintu gerbang menuju peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi yang mengurangi biaya transportasi dan mempersingkat waktu pengiriman ke pasar," ujarnya.Rahal menekankan bahwa inisiatif semacam itu akan merevitalisasi upaya perdagangan, investasi, dan rekonstruksi sekaligus mendorong saling ketergantungan antarnegara tetangga. Bagi Turki, proyek ini menandai tonggak sejarah lain dalam visinya untuk menjadi pusat transportasi yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa melalui jaringan darat yang terintegrasi.
(ahm)
Lihat Juga :