Pasukan Operasi Khusus Ukraina Klaim Ledakkan Sistem Rudal S-400 Rusia di Crimea
Minggu, 09 November 2025 - 07:47 WIB
loading...
A
A
A
Pengintaian lebih lanjut mengonfirmasi bahwa lokasi tersebut aktif digunakan untuk menyimpan amunisi.
Pasukan Operasi Khusus Ukraina mengatakan bahwa depot tersebut diserang pada malam 6 Oktober menggunakan drone yang dioperasikan oleh unit Ukraina.
Pada hari yang sama, pasukan tersebut menyatakan operatornya berhasil menghancurkan peluncur mobile milik sistem rudal darat-ke-udara S-400 Triumf di desa Uyutne, dekat Yevpatoria.
“Unit Operasi Khusus menghancurkan peluncur sistem pertahanan udara mobile S-400 Triumf. Fasilitas pertahanan udara tersebut terletak di desa Uyutne, dekat Yevpatoria. S-400 dirancang untuk mendeteksi dan menyerang target udara jarak jauh; musuh juga menggunakan sistem ini untuk melancarkan serangan terhadap wilayah Ukraina," imbuh rilis pers tersebut.
Pasukan Ukraina menggambarkan serangannya sebagai bagian dari kampanye berkelanjutan yang dirancang untuk menekan pasukan Rusia dan melemahkan kemampuan mereka dalam melakukan operasi ofensif. “Pasukan Operasi Khusus melanjutkan tindakan asimetris," papar rilis pers Pasukan Operasi Khusus Ukraina.
Pasukan Operasi Khusus Ukraina mengatakan bahwa depot tersebut diserang pada malam 6 Oktober menggunakan drone yang dioperasikan oleh unit Ukraina.
Pada hari yang sama, pasukan tersebut menyatakan operatornya berhasil menghancurkan peluncur mobile milik sistem rudal darat-ke-udara S-400 Triumf di desa Uyutne, dekat Yevpatoria.
“Unit Operasi Khusus menghancurkan peluncur sistem pertahanan udara mobile S-400 Triumf. Fasilitas pertahanan udara tersebut terletak di desa Uyutne, dekat Yevpatoria. S-400 dirancang untuk mendeteksi dan menyerang target udara jarak jauh; musuh juga menggunakan sistem ini untuk melancarkan serangan terhadap wilayah Ukraina," imbuh rilis pers tersebut.
Pasukan Ukraina menggambarkan serangannya sebagai bagian dari kampanye berkelanjutan yang dirancang untuk menekan pasukan Rusia dan melemahkan kemampuan mereka dalam melakukan operasi ofensif. “Pasukan Operasi Khusus melanjutkan tindakan asimetris," papar rilis pers Pasukan Operasi Khusus Ukraina.
Lihat Juga :