Perkuat Aliansi dengan AS, Korea Selatan Rebut Kembali Operasional Pasukan di Masa Perang

Rabu, 05 November 2025 - 18:03 WIB
loading...
A A A
Persetujuan Washington tersebut muncul setelah Lee meminta Trump untuk mengizinkan Korea Selatan mengamankan bahan bakar nuklir untuk kapal selam bertenaga nuklir tersebut dalam pertemuan mereka di kota Gyeongju, Korea Selatan bagian tenggara, Rabu lalu.

Trump mengatakan dalam sebuah unggahan media sosial keesokan harinya bahwa ia telah menyetujui pembangunan kapal selam bertenaga nuklir oleh Korea Selatan di galangan kapal Philadelphia yang dioperasikan oleh perusahaan Hanwha Ocean.

Secara terpisah, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah mendeteksi tanda-tanda bahwa Korea Utara telah mempersiapkan kemungkinan pertemuan antara Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un selama pertemuan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Korea Selatan, tetapi pertemuan itu tidak terjadi.

Trump telah menyatakan kesediaannya untuk bertemu dengan Kim sebelum kunjungannya ke Korea Selatan untuk menghadiri pertemuan APEC di kota Gyeongju di tenggara Korea pekan lalu, tetapi pertemuan yang diantisipasi itu tidak terjadi.

NIS juga mengatakan bahwa Korea Utara telah mengirimkan sekitar 5.000 pasukan konstruksi ke Rusia sejak September di tengah perang yang sedang berlangsung di Ukraina, yang kemungkinan akan digunakan untuk upaya rekonstruksi infrastruktur.

Selain itu, sekitar 10.000 tentara Korea Utara ditempatkan di dekat perbatasan Rusia-Ukraina untuk tugas pengawasan, sementara 1.000 insinyur militer telah dikerahkan untuk membantu pembersihan ranjau darat, menurut badan mata-mata tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved