Ratu Rania Bandingkan Retorika Israel seperti Propaganda Nazi

Kamis, 06 November 2025 - 00:10 WIB
loading...
A A A
Ia kemudian mengkritik mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, yang dicari oleh Mahkamah Pidana Internasional atas tuduhan kejahatan perang, atas komentarnya pada tahun 2023 ketika ia mengatakan Israel sedang berperang melawan "hewan manusia" dan melakukan pengepungan total terhadap wilayah kantong tersebut, yang dihuni oleh 2,3 juta orang.

"Setelah serangan 7 Oktober [Hamas], ketika seorang pejabat Israel mengumumkan pengepungan total di Gaza, ia menggambarkan penduduknya sebagai 'manusia buas'," kata Ratu Rania.

"Ia beroperasi berdasarkan buku pedoman yang telah teruji waktu: Yakinkan publik bahwa Anda berurusan dengan binatang buas, dan kekerasan tidak hanya menjadi hal yang dapat diterima, tetapi juga perlu."

Komentar Gallant telah digunakan sebagai bukti dalam kasus genosida Afrika Selatan terhadap Israel di Mahkamah Internasional.

Perang di Gaza telah menewaskan sedikitnya 70.000 warga Palestina dan menghancurkan sebagian besar wilayah kantong itu menjadi puing-puing, dengan politisi Israel menyerukan agar seluruh penduduk diusir dan wilayah itu dianeksasi oleh Israel.

Gaza juga telah dilanda penyakit dan kelaparan, akibat pengepungan Israel di wilayah kantong tersebut, sementara wartawan internasional dilarang masuk untuk melaporkan kehancuran tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved