Ratu Rania Bandingkan Retorika Israel seperti Propaganda Nazi

Kamis, 06 November 2025 - 00:10 WIB
loading...
Ratu Rania Bandingkan...
Ratu Rania dari Yordania bandingkan retorika Israel seperti Propaganda Nazi. Foto/X/@jordantimes
A A A
BERLIN - Ratu Yordania , Rania, membandingkan retorika yang digunakan menteri Israel dengan propaganda Nazi terhadap orang Yahudi pada tahun-tahun menjelang Holocaust. Itu diungkapkan Ratu Rania dalam dalam kunjungannya ke Jerman pada hari Selasa.

Ratu Yordania tersebut berpidato di hadapan delegasi muda di KTT One Young World di Munich, memperingatkan mereka bahwa ujaran kebencian dapat menyebabkan genosida, seperti yang terjadi setelah bertahun-tahun propaganda Nazi terhadap orang Yahudi di Jerman pada tahun 1930-an dan 1940-an, yang berpuncak pada pembunuhan 6 juta orang Yahudi Eropa.

Ini merupakan kelanjutan dari bahasa yang tidak manusiawi yang digunakan oleh pejabat Israel terhadap warga Palestina selama perang di Gaza, yang telah digambarkan sebagai genosida oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia dan akademisi terkemuka.

"Mengabaikannya sebagai 'omong kosong' sama saja dengan mengabaikan bagaimana setiap genosida dimulai: dengan kata-kata," ujarnya, dilansir Euro News.

"Ujaran yang tidak manusiawi telah menjadi awal dari beberapa babak terburuk dalam sejarah manusia. Pada tahun 1930-an di kota ini, partai Nazi menyebut orang Yahudi sebagai hama. Di Rwanda, siaran radio publik menggambarkan orang Tutsi sebagai kecoak. Di Myanmar, kaum nasionalis membandingkan orang Rohingya dengan anjing liar."

Baca Juga: Trump Sebut Kelompok Yahudi yang mendukung Zohran Mamdani sebagai Orang Bodoh
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved