Rusia Sengaja Biarkan Kapal Mata-mata NATO Pantau Uji Coba Rudal Nuklir
Rabu, 05 November 2025 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York, Salah Satunya Pajak bagi Orang Kaya
Pekan lalu, Putin mengumumkan keberhasilan uji coba peluncuran Burevestnik, di mana proyektil tersebut dilaporkan menempuh jarak lebih dari 14.000 km. Dalam sebuah pertemuan minggu ini, ia melaporkan keberhasilan uji coba sistem Poseidon, sebuah torpedo nuklir canggih yang diyakini menggunakan teknologi yang sama dengan Burevestnik untuk propulsi.
“Untuk pertama kalinya, kami tidak hanya berhasil meluncurkannya dari kapal selam menggunakan mesin pendorongnya, tetapi juga menghidupkan unit tenaga nuklirnya, yang menyediakan energi bagi wahana tersebut untuk jangka waktu tertentu. Ini adalah kesuksesan yang luar biasa,” kata Putin.
Ia menambahkan bahwa reaktor Poseidon diminiaturisasi hingga tingkat yang lebih rendah dibandingkan reaktor Burevestnik, yaitu sekitar 100 kali lebih kecil daripada reaktor kapal selam biasa.
Rusia belum merilis detail tentang teknologi di balik kedua reaktor tersebut. Beberapa pakar pertahanan menduga bahwa teknologi tersebut berasal dari penelitian kapal selam nuklir Rusia.
Pekan lalu, Putin mengumumkan keberhasilan uji coba peluncuran Burevestnik, di mana proyektil tersebut dilaporkan menempuh jarak lebih dari 14.000 km. Dalam sebuah pertemuan minggu ini, ia melaporkan keberhasilan uji coba sistem Poseidon, sebuah torpedo nuklir canggih yang diyakini menggunakan teknologi yang sama dengan Burevestnik untuk propulsi.
“Untuk pertama kalinya, kami tidak hanya berhasil meluncurkannya dari kapal selam menggunakan mesin pendorongnya, tetapi juga menghidupkan unit tenaga nuklirnya, yang menyediakan energi bagi wahana tersebut untuk jangka waktu tertentu. Ini adalah kesuksesan yang luar biasa,” kata Putin.
Ia menambahkan bahwa reaktor Poseidon diminiaturisasi hingga tingkat yang lebih rendah dibandingkan reaktor Burevestnik, yaitu sekitar 100 kali lebih kecil daripada reaktor kapal selam biasa.
Rusia belum merilis detail tentang teknologi di balik kedua reaktor tersebut. Beberapa pakar pertahanan menduga bahwa teknologi tersebut berasal dari penelitian kapal selam nuklir Rusia.
(ahm)
Lihat Juga :