Biodata Andrew Cuomo, Calon Wali Kota New York City yang Didukung Trump tapi Kalah Lawan Mamdani

Rabu, 05 November 2025 - 14:00 WIB
loading...
A A A

3. Karier di Pemerintahan Federal


Awal 1990-an menjadi momentum penting bagi Cuomo. Ia diangkat oleh Presiden Bill Clinton sebagai Asisten Sekretaris Perumahan dan Pembangunan Perkotaan (HUD) pada tahun 1993.

Empat tahun kemudian, ia dipromosikan menjadi Sekretaris HUD pada 1997—salah satu posisi kabinet tertinggi di pemerintahan federal saat itu.

Dalam jabatan ini, Cuomo melakukan reformasi besar-besaran di tubuh lembaga HUD yang dikenal birokratis dan lamban.

Ia menghapus banyak kebijakan yang tidak efisien, memperkenalkan sistem audit transparan, serta memperluas program bantuan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Cuomo juga menentang praktik diskriminasi terhadap minoritas dalam sektor perumahan, menjadikannya salah satu pejabat paling vokal di pemerintahan Clinton dalam isu kesetaraan sosial.

Namun, di balik keberhasilannya, Cuomo dikenal perfeksionis dan keras kepala. Banyak koleganya menggambarkan dia sebagai sosok yang cerdas tetapi sulit diajak kompromi.

Sifat ini di kemudian hari menjadi salah satu penyebab konflik politik di sepanjang kariernya.

4. Kiprah Sebagai Jaksa Agung New York


Pada tahun 2006, Andrew Cuomo terpilih sebagai Jaksa Agung Negara Bagian New York. Dalam jabatan ini, ia dikenal tegas dan vokal melawan korupsi serta penyalahgunaan kekuasaan.

Cuomo memimpin penyelidikan terhadap berbagai lembaga keuangan besar yang terlibat dalam skandal hipotek subprime dan menindak keras pejabat publik yang terbukti melakukan pelanggaran etika.

Langkah-langkahnya menjadikannya salah satu tokoh paling populer di negara bagian tersebut. Reputasinya sebagai “penegak hukum tanpa kompromi” membuka jalan bagi pencalonannya sebagai gubernur beberapa tahun kemudian.

5. Masa Kepemimpinan Sebagai Gubernur New York


Pada tahun 2010, Cuomo terpilih sebagai Gubernur New York, menggantikan David Paterson. Ia kemudian terpilih kembali pada 2014 dan 2018, menjadikannya salah satu gubernur dengan masa jabatan terpanjang di era modern.

Selama masa kepemimpinannya, Cuomo berhasil mengesahkan berbagai kebijakan penting seperti legalisasi pernikahan sesama jenis pada 2011, reformasi sistem pajak, peningkatan upah minimum, serta pengembangan infrastruktur besar di seluruh New York.

Ia dikenal sebagai gubernur yang efisien dan berorientasi pada hasil, meski sering dituding terlalu otoriter dalam memimpin.

Puncak kariernya terjadi saat pandemi COVID-19 melanda pada tahun 2020. Cuomo menjadi figur nasional karena konferensi pers hariannya yang dianggap menenangkan masyarakat dan informatif.

Ia bahkan sempat disebut-sebut sebagai calon kuat presiden AS dari Partai Demokrat. Namun, citra itu runtuh setelah serangkaian tuduhan pelecehan seksual terhadapnya muncul pada 2021.

6. Skandal dan Pengunduran Diri


Tuduhan pelecehan seksual yang dilayangkan oleh beberapa staf perempuan membuat reputasi Cuomo hancur. Setelah penyelidikan oleh Jaksa Agung New York menemukan bukti yang kuat, Cuomo mengumumkan pengunduran dirinya pada Agustus 2021.

Keputusan ini mengguncang politik AS dan menandai kejatuhan dramatis seorang tokoh besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Berita Terkini
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Infografis
NASA Ungkap Penyebab...
NASA Ungkap Penyebab Kota New York Tenggelam Lebih Cepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved