TPS Ditutup, Suara Mulai Dihitung dalam Pemilu Wali Kota New York City, Mamdani Disebut Menang
Rabu, 05 November 2025 - 09:30 WIB
loading...
Calon Wali Kota New York City Zohran Mamdani. Foto/anadolu
A
A
A
NEW YORK - Penghitungan suara segera dimulai setelah tempat pemungutan suara (TPS) dalam pemilihan wali kota New York City ditutup. Hasil pemilu wali kota akan segera diketahui setelah diumumkan secara resmi.
Para pendukung para kandidat berkumpul dalam acara nonton bareng untuk menunggu hasil.
Acara Mamdani diadakan di Brooklyn Paramount, gedung konser bersejarah di pusat kota Brooklyn, sementara Cuomo mengadakan pesta malam pemilihannya di Teater Ziegfeld di Midtown Manhattan, beberapa langkah dari Radio City Music Hall.
Sliwa, kandidat dari Partai Republik, mengadakan pesta nonton bareng di restoran di Upper West Side Manhattan yang mayoritas penduduknya adalah pendukung Partai Demokrat.
Kantor Pusat Decision Desk telah menyatakan Mamdani sebagai pemenang pemilihan. Penyedia data independen tersebut merupakan satu-satunya media di AS yang sudah menyebut Mamdani menang saat ini.
Sebelumnya, Adams, wali kota New York yang akan lengser, telah memperingatkan kebijakan sayap kiri Mamdani akan membawa New York City "ke belakang".
"Hei, kota ini bukan kota sosialis. Ini kapitalisme, di mana Anda bisa datang ke sini sebagai tukang cuci piring dan suatu hari nanti, Anda bisa menjadi wali kota jika Anda bekerja cukup keras," ujar Adams kepada wartawan setelah memberikan suaranya di Brooklyn sebelumnya.
Adams, yang mengundurkan diri dari pencalonan wali kota pada bulan September untuk mendukung Cuomo, menyampaikan pesan lugas kepada warga New York yang mempertimbangkan untuk memilih Mamdani, seorang yang menyebut dirinya sosialis demokrat.
"Satu-satunya pesan yang bisa saya sampaikan kepada warga New York dalam perjalanan saya selanjutnya adalah: Saya mewariskan kota yang baik untuk kalian, jangan merusaknya," ujar Adams.
Baca juga: Lebih dari 1,4 Juta Orang telah Memberi Suara dalam Pemilu Wali Kota New York
Para pendukung para kandidat berkumpul dalam acara nonton bareng untuk menunggu hasil.
Acara Mamdani diadakan di Brooklyn Paramount, gedung konser bersejarah di pusat kota Brooklyn, sementara Cuomo mengadakan pesta malam pemilihannya di Teater Ziegfeld di Midtown Manhattan, beberapa langkah dari Radio City Music Hall.
Sliwa, kandidat dari Partai Republik, mengadakan pesta nonton bareng di restoran di Upper West Side Manhattan yang mayoritas penduduknya adalah pendukung Partai Demokrat.
Kantor Pusat Decision Desk telah menyatakan Mamdani sebagai pemenang pemilihan. Penyedia data independen tersebut merupakan satu-satunya media di AS yang sudah menyebut Mamdani menang saat ini.
Sebelumnya, Adams, wali kota New York yang akan lengser, telah memperingatkan kebijakan sayap kiri Mamdani akan membawa New York City "ke belakang".
"Hei, kota ini bukan kota sosialis. Ini kapitalisme, di mana Anda bisa datang ke sini sebagai tukang cuci piring dan suatu hari nanti, Anda bisa menjadi wali kota jika Anda bekerja cukup keras," ujar Adams kepada wartawan setelah memberikan suaranya di Brooklyn sebelumnya.
Adams, yang mengundurkan diri dari pencalonan wali kota pada bulan September untuk mendukung Cuomo, menyampaikan pesan lugas kepada warga New York yang mempertimbangkan untuk memilih Mamdani, seorang yang menyebut dirinya sosialis demokrat.
"Satu-satunya pesan yang bisa saya sampaikan kepada warga New York dalam perjalanan saya selanjutnya adalah: Saya mewariskan kota yang baik untuk kalian, jangan merusaknya," ujar Adams.
Baca juga: Lebih dari 1,4 Juta Orang telah Memberi Suara dalam Pemilu Wali Kota New York
(sya)
Lihat Juga :