Indonesia dan 6 Negara Islam Sudah Sepakat, Akankah Gaza Memiliki Pasukan Perdamaian?

Selasa, 04 November 2025 - 11:15 WIB
loading...
A A A
"Kita menghadapi pemerintahan yang telah membantai lebih dari 200 orang tak berdosa sejak perjanjian gencatan senjata dan melanjutkan pendudukan serta serangannya di Tepi Barat," tambah Erdogan.

"Kita tidak bisa membiarkan aneksasi Tepi Barat [yang diduduki], perubahan status Yerusalem, atau upaya untuk merusak kesucian Masjid Al-Aqsa."

4. Semuanya Tergantung Turki

Turki memiliki sejarah panjang hubungan dengan Israel – Turki adalah negara mayoritas Muslim pertama yang mengakuinya pada tahun 1949.

Namun, hubungan antara kedua negara mencapai titik terendah sepanjang masa akibat perang di Gaza, di mana Israel telah menewaskan hampir 69.000 warga Palestina.

Erdogan telah mengkritik keras tindakan Israel selama perang, sementara beberapa analis percaya Israel mungkin mencoba membangun dukungan untuk serangan di masa mendatang terhadap Turki.

Turki telah berperan penting dalam negosiasi gencatan senjata dengan mendorong Hamas untuk menerima rencana perdamaian Trump.

Negara ini juga menawarkan diri untuk ikut serta dalam pasukan internasional di Gaza, namun para pejabat Israel – termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Gideon Saar – bersikeras bahwa negara mereka tidak akan menerima kehadiran Turki di Gaza.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Berita Terkini
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved