Trump: Xi Jinping Menyadari Konsekuensi Jika China Nekat Menginvasi Taiwan
Senin, 03 November 2025 - 06:52 WIB
loading...
A
A
A
“Laksamana Dong dan saya...sepakat bahwa kita harus membangun jalur militer-ke-militer untuk meredakan konflik dan meredakan masalah apa pun yang muncul,” tulis Hegseth di X pada hari Minggu.
“Kami akan segera mengadakan pertemuan lebih lanjut mengenai hal itu,” imbuh dia.
Namun, sehari sebelumnya, di pertemuan ASEAN, Hegseth mendesak negara-negara tetangga Beijing untuk memperkuat kekuatan maritim mereka guna melawan apa yang disebutnya “ancaman yang kita semua hadapi dari agresi China.”
Bos Pentagon itu menuduh Beijing melakukan "kegiatan ilegal" di Laut China Selatan, yang diklaim Beijing sebagai perairan kedaulatannya, dan yang menjadi subjek sejumlah klaim yang tumpang tindih oleh negara-negara tetangganya.
Dong memuji pembicaraannya dengan Hegseth sebagai "berhasil", dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Xinhua,Senin (3/11/2025).
Dia juga menyatakan harapan bahwa Washington akan menghormati komitmennya untuk tidak mencoba "mengekang" China atau melanjutkan konflik, serta mengambil sikap tegas terhadap "kemerdekaan Taiwan".
“Kami akan segera mengadakan pertemuan lebih lanjut mengenai hal itu,” imbuh dia.
Namun, sehari sebelumnya, di pertemuan ASEAN, Hegseth mendesak negara-negara tetangga Beijing untuk memperkuat kekuatan maritim mereka guna melawan apa yang disebutnya “ancaman yang kita semua hadapi dari agresi China.”
Bos Pentagon itu menuduh Beijing melakukan "kegiatan ilegal" di Laut China Selatan, yang diklaim Beijing sebagai perairan kedaulatannya, dan yang menjadi subjek sejumlah klaim yang tumpang tindih oleh negara-negara tetangganya.
Dong memuji pembicaraannya dengan Hegseth sebagai "berhasil", dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Xinhua,Senin (3/11/2025).
Dia juga menyatakan harapan bahwa Washington akan menghormati komitmennya untuk tidak mencoba "mengekang" China atau melanjutkan konflik, serta mengambil sikap tegas terhadap "kemerdekaan Taiwan".
(mas)
Lihat Juga :