Pemenang Nobel Perdamaian Ini Minta AS Gelar Invasi Militer ke Negaranya
Minggu, 02 November 2025 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
Ditanya di acara 'The Mishal Husain Show' Bloomberg apakah ia mendukung aksi militer AS, Machado berkata, "Saya yakin eskalasi yang terjadi adalah satu-satunya cara untuk memaksa Maduro memahami bahwa sudah waktunya untuk pergi."
Ia mengklaim bahwa Maduro "secara ilegal" merebut kekuasaan dalam pemilu tahun lalu, yang mana ia dilarang ikut serta.
Machado juga mengklaim bahwa kandidat oposisi Edmundo Gonzalez Urrutia memenangkan pemilu. Menggulingkan Maduro, katanya, bukanlah "perubahan rezim dengan cara konvensional," karena ia "bukan presiden yang sah" melainkan "kepala struktur narkoteroris."
"Ini bukan pergantian rezim, ini penegakan kehendak rakyat Venezuela," tegasnya.
Maduro menuduh Machado menyalurkan dana AS kepada kelompok-kelompok anti-pemerintah "fasis", menyebutnya sebagai kedok bagi campur tangan Washington dalam urusan Venezuela.
Ia mengklaim bahwa Maduro "secara ilegal" merebut kekuasaan dalam pemilu tahun lalu, yang mana ia dilarang ikut serta.
Machado juga mengklaim bahwa kandidat oposisi Edmundo Gonzalez Urrutia memenangkan pemilu. Menggulingkan Maduro, katanya, bukanlah "perubahan rezim dengan cara konvensional," karena ia "bukan presiden yang sah" melainkan "kepala struktur narkoteroris."
"Ini bukan pergantian rezim, ini penegakan kehendak rakyat Venezuela," tegasnya.
Maduro menuduh Machado menyalurkan dana AS kepada kelompok-kelompok anti-pemerintah "fasis", menyebutnya sebagai kedok bagi campur tangan Washington dalam urusan Venezuela.
Lihat Juga :