Trump: AS dan China akan Bekerja Sama dalam Penyelesaian Konflik Ukraina

Kamis, 30 Oktober 2025 - 16:06 WIB
loading...
Trump: AS dan China...
Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan. Foto/anadolu
A A A
SEOUL - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia dan Presiden China Xi Jinping telah sepakat Washington dan Beijing akan "bekerja sama" dalam penyelesaian konflik Ukraina. Trump menyampaikan klaim tersebut di atas Air Force One saat ia meninggalkan Korea Selatan (Korsel), tempat ia mengadakan pertemuan tatap muka dengan Xi pada Kamis pagi (30/10/2025).

"Ukraina muncul dengan sangat kuat. Kami telah membicarakannya sejak lama, dan kami berdua akan bekerja sama untuk melihat apakah kami dapat menyelesaikan sesuatu," ujar pemimpin AS tersebut.

Trump mengatakan ia dan Xi "sepakat kedua belah pihak terkunci dalam pertempuran dan terkadang kita harus membiarkan mereka bertarung, saya rasa."

"Tetapi (Xi) akan membantu kami, dan kami akan bekerja sama dalam masalah Ukraina. Tidak banyak lagi yang bisa kami lakukan," papar dia.

Presiden AS menambahkan ia belum meminta Presiden China berhenti membeli minyak Rusia, meskipun telah berjanji melakukannya sebelum perundingan.

Dalam komentar yang disampaikan di kota Busan, Korea Selatan, Xi menyarankan agar Beijing dan Washington “bekerja sama untuk mencapai lebih banyak hal besar dan konkret demi kebaikan kedua negara dan seluruh dunia.”

“Di tengah dunia yang saat ini dihadapkan dengan banyak masalah berat, China dan AS dapat bersama-sama memikul tanggung jawab mereka sebagai negara-negara besar,” ujarnya, sebagaimana dikutip kantor berita Xinhua.

Pemimpin China tersebut mencatat bahwa Trump “sangat antusias” menyelesaikan berbagai konflik di seluruh dunia dan menekankan Beijing selalu mempromosikan perundingan damai sebagai cara untuk menyelesaikan situasi krisis.

Xi mengatakan pada bulan Agustus bahwa sikap China terhadap konflik Ukraina tidak akan berubah, dan akan terus mendorong negosiasi terlepas dari perkembangan situasi.

Namun, ia memperingatkan, “Masalah yang kompleks tidak memiliki solusi yang sederhana.”

Rusia dan China telah mengintensifkan kerja sama sejak konflik Ukraina meningkat pada Februari 2022, dengan Beijing menjadi pembeli utama minyak Rusia setelah Barat memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Moskow.

Kedua negara kini menggambarkan hubungan mereka sebagai kemitraan strategis “tanpa batas.”

Baca juga: Kekejaman Tentara Israel: Jadikan 2 Lansia Palestina Tameng Manusia, lalu Dieksekusi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved