Setelah 6 Tahun, Trump dan Xi Jinping Bertemu Lagi Ketika Perseteruan Memanas

Kamis, 30 Oktober 2025 - 10:03 WIB
loading...
Setelah 6 Tahun, Trump...
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di sela-sela KTT APEC di Korea Selatan. Ini jadi pertemuan pertama setelah jeda 6 tahun di tengah perseteruan kedua negara yang memanas. Foto/UNN
A A A
BUSAN - Setelah jeda enam tahun, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan bertemu pada hari Kamis (30/10/2025) di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Busan, Korea Selatan.

Ini akan menjadi pertemuan berisiko tinggi dari pemimpin dua raksasa ekonomi dunia di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan dan ketidakpastian ekonomi global.

Terakhir kali kedua pemimpin bertemu langsung adalah pada masa jabatan pertama Trump.

Keterlibatan mereka yang diperbarui, menurut para pejabat AS, bertujuan untuk membangun kembali gencatan senjata perdagangan yang rapuh yang telah terkikis dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Trump Perintahkan AS Uji Senjata Nuklir, Tak Mau Kalah dengan Rusia

Kedua belah pihak memasuki perundingan dengan hati-hati tetapi tetap penuh harapan, dengan Washington mengisyaratkan bahwa mereka menginginkan "kerangka kerja substansial" untuk menstabilkan hubungan.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan para negosiator telah berupaya untuk menunda rencana pembatasan ekspor mineral tanah jarang oleh China, sebuah langkah yang dapat mengguncang industri di seluruh dunia. Sebagai imbalannya, Beijing diperkirakan akan menghidupkan kembali pembelian kedelai AS, sebuah isyarat simbolis niat baik terhadap petani Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Provokatif! Pemain Timnas...
Provokatif! Pemain Timnas Argentina Angkat Spanduk 'Perang Malvinas' usai Kalahkan Inggris
Rekomendasi
PUI Apresiasi Komitmen...
PUI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Pemberantasan Korupsi
KPK Tak Bisa Ambil Alih...
KPK Tak Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah seperti Pungut Barang di Jalan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Berita Terkini
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Infografis
Jokowi Bertemu Xi Jinping,...
Jokowi Bertemu Xi Jinping, Bahas Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved