7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Burevestnik Bertenaga Nuklir yang Paling Mengerikan
Senin, 27 Oktober 2025 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
Keluarga Kalibr adalah contoh fleksibilitas, di mana beberapa versi dipakai untuk serangan darat strategis jarak jauh dengan akurasi baik serta versi anti-kapal berkecepatan tinggi pada fase terminal. Kombinasi varian membuat Kalibr menjadi “workhorse” bagi Rusia untuk proyeksi kekuatan maritim dan serangan presisi dengan biaya unit yang relatif lebih rendah dibanding beberapa sistem rudal lain. Namun kemampuan akhir bergantung pada versi dan akses ke navigasi satelit.
•Kecepatan: sekitar mach 0.6–0.8 (kategori subsonik).
•Jangkauan: antara 1.500 hingga 3.500 km.
•Bobot hulu ledak: 400–450 kg (hulu ledak konvensional), sedangkan khusus varian Kh-102 meliputi opsi hulu ledak nuklir.
•Panduan: rudal Kh-101/Kh-102 membutuhkan INS, terrain-contour matching, satnav (GLONASS), terminal seeker/EO pada beberapa versi untuk operasionalnya.
•Status operasional: Rudal ini juga sudah dioperasikan dalam medan perang, yakni dalam perang Rusia melawan Ukraina.
Kh-101 memberi Rusia kapabilitas serangan jarak jauh presisi yang dapat diluncurkan dari bomber strategis (Tu-95 dan Tu-160). Meski subsonik, kombinasi jangkauan sangat jauh, kelangkaan deteksi radar (desain low-observable) dan akurasi menjadikannya ancaman strategis.
Pembandingnya dengan Tomahawk lebih pada jangkauan dan platform peluncuran: Kh-101 bertumpu pada bomber; Tomahawk lebih fleksibel peluncuran laut/darat/kapal selam.
•Kecepatan: mach 0.8 (kategori subsonik).
•Jangkauan: sekitar 250–400 km.
•Bobot hulu ledak: BROACH multi-stage penetrator 450 kg (dirancang untuk menembus struktur keras/bunker).
•Panduan: Rudal ini membutuhkan INS, GPS, TERPROM/terrain referenced, dan IIR/EO untuk terminal untuk operasionalnya.
•Status operasional: Rudal ini sudah dioperasikan dalam medan perang nyata, yakni digunakan Ukraina untuk menyerang wilayah yang dikuasai Rusia.
Storm Shadow/SCALP adalah pemimpin Eropa dalam kategori “deep-strike air-launched cruise missile” denganhulu ledak penetrator canggih (BROACH) yang efektif terhadap target keras. Rentang dan stealth menjadikannya pilihan atas untuk operasi terencana terhadap infrastruktur strategis.
Keterbatasan relatifnya adalah dependensi peluncuran dari platform penyerang (integrasi pesawat) dan jangkauan yang lebih pendek dibanding beberapa rudal strategis Rusia dan AS.
6. Rudal Kh-101/Kh-102 Rusia
Spesifikasi:•Kecepatan: sekitar mach 0.6–0.8 (kategori subsonik).
•Jangkauan: antara 1.500 hingga 3.500 km.
•Bobot hulu ledak: 400–450 kg (hulu ledak konvensional), sedangkan khusus varian Kh-102 meliputi opsi hulu ledak nuklir.
•Panduan: rudal Kh-101/Kh-102 membutuhkan INS, terrain-contour matching, satnav (GLONASS), terminal seeker/EO pada beberapa versi untuk operasionalnya.
•Status operasional: Rudal ini juga sudah dioperasikan dalam medan perang, yakni dalam perang Rusia melawan Ukraina.
Kh-101 memberi Rusia kapabilitas serangan jarak jauh presisi yang dapat diluncurkan dari bomber strategis (Tu-95 dan Tu-160). Meski subsonik, kombinasi jangkauan sangat jauh, kelangkaan deteksi radar (desain low-observable) dan akurasi menjadikannya ancaman strategis.
Pembandingnya dengan Tomahawk lebih pada jangkauan dan platform peluncuran: Kh-101 bertumpu pada bomber; Tomahawk lebih fleksibel peluncuran laut/darat/kapal selam.
7. Rudal Storm Shadow/SCALP-EG Inggris dan Prancis
Spesifikasi:•Kecepatan: mach 0.8 (kategori subsonik).
•Jangkauan: sekitar 250–400 km.
•Bobot hulu ledak: BROACH multi-stage penetrator 450 kg (dirancang untuk menembus struktur keras/bunker).
•Panduan: Rudal ini membutuhkan INS, GPS, TERPROM/terrain referenced, dan IIR/EO untuk terminal untuk operasionalnya.
•Status operasional: Rudal ini sudah dioperasikan dalam medan perang nyata, yakni digunakan Ukraina untuk menyerang wilayah yang dikuasai Rusia.
Storm Shadow/SCALP adalah pemimpin Eropa dalam kategori “deep-strike air-launched cruise missile” denganhulu ledak penetrator canggih (BROACH) yang efektif terhadap target keras. Rentang dan stealth menjadikannya pilihan atas untuk operasi terencana terhadap infrastruktur strategis.
Keterbatasan relatifnya adalah dependensi peluncuran dari platform penyerang (integrasi pesawat) dan jangkauan yang lebih pendek dibanding beberapa rudal strategis Rusia dan AS.
(mas)
Lihat Juga :