5 Negara dengan Biaya Hidup Termurah, Salah Satunya Bisa Hidup Mewah dengan Rp149 Ribu
Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Keterjangkauan Ghana memang diimbangi dengan pertimbangan tropis—perlindungan nyamuk sangat penting—tetapi infrastruktur dan stabilitas politik negara yang relatif maju menciptakan lingkungan yang nyaman bagi wisatawan beranggaran terbatas.
Di Ulaanbaatar, ibu kota tempat hampir separuh penduduknya tinggal, hostel dan wisma tamu mulai dari USD8-10 per malam, sementara buuz (pangsit kukus) atau khorkhog (barbekyu tradisional) berharga USD3-5 di tempat makan lokal.
Musim yang ekstrem di Mongolia berkontribusi pada keterjangkauannya—pengunjung musim panas diuntungkan oleh kondisi yang sempurna, sementara pelancong musim dingin yang berani mendapatkan harga yang lebih rendah selama musim dingin -40°F.
Industri pariwisata yang masih baru di negara ini berarti pengalaman autentik belum dikomersialkan dan diberi harga yang sesuai, menciptakan nilai luar biasa bagi wisatawan yang berjiwa petualang.
5. Mongolia (Rp398.000)
Tanah Genghis Khan dan padang rumput yang tak berujung menawarkan petualangan nomaden seharga USD24 per hari. Mongolia, dengan kepadatan penduduk terendah di dunia, menawarkan pengalaman alam liar yang sesungguhnya dengan harga yang menantang tren pariwisata global.Di Ulaanbaatar, ibu kota tempat hampir separuh penduduknya tinggal, hostel dan wisma tamu mulai dari USD8-10 per malam, sementara buuz (pangsit kukus) atau khorkhog (barbekyu tradisional) berharga USD3-5 di tempat makan lokal.
Musim yang ekstrem di Mongolia berkontribusi pada keterjangkauannya—pengunjung musim panas diuntungkan oleh kondisi yang sempurna, sementara pelancong musim dingin yang berani mendapatkan harga yang lebih rendah selama musim dingin -40°F.
Industri pariwisata yang masih baru di negara ini berarti pengalaman autentik belum dikomersialkan dan diberi harga yang sesuai, menciptakan nilai luar biasa bagi wisatawan yang berjiwa petualang.
(ahm)
Lihat Juga :