Pengakuan Wanita Korban Sindikat Penipuan di Kamboja: Disetrum Setiap Hari

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:59 WIB
loading...
Pengakuan Wanita Korban...
Seorang wanita korban sindikat penipuan pekerjaan di Kamboja mengalami penyiksaan, termasuk disetrum. Foto/BH Online
A A A
KUALA LUMPUR - Banyak korban sindikat penipuan pekerjaan di Kamboja telah mengalami penyiksaan, terutama jika mereka tidak berkinerja baik di "pekerjaan" mereka. Seorang wanita Malaysia asal Port Klang, salah satu korban yang diselamatkan, menceritakan kisahnya.

Ong (33), berhasil pulang pada Jumat (24/10/2025) dengan penerbangan mendarat di Terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pukul 18.00.

Ong bisa berada di Kamboja setelah dia ditipu oleh majikannya di Port Klang, yang memberi tahunya bahwa perusahaan akan pindah ke China karena krisis keuangan.

Baca Juga: KBRI Phnom Penh Segera Pulangkan 67 dari 110 WNI Korban Kasus Sindikat Online Scam di Kamboja

Ong diperintahkan untuk transit melalui Kamboja sebelum pergi ke China, tetapi faktanya justru dijual ke sindikat perdagangan manusia di negara tersebut.

“Korban dijual ke sindikat pada 1 September dan disetrum setiap hari. Satuan tugas dan polisi Kamboja telah menggerebek lokasi tersebut dua kali, tetapi gagal menyelamatkannya,” ujar Sekretaris Jenderal Organisasi Kemanusiaan Malaysia (MHO), Datuk Hishamuddin Hashim.

Hishamuddin mengatakan bahwa sindikat tersebut mengeklaim Ong terlilit utang, sebuah klaim yang tidak benar.

Menurutnya, Ong dipaksa menandatangani dokumen utang sebagai alasan agar dapat ditahan dan disiksa. Dia menambahkan bahwa keluarga korban awalnya berniat membayar uang tebusan sebesar RM120.000 setelah kehilangan harapan akan bantuan dari pihak berwenang Kamboja.

“Kami berhasil menghubungi korban dan membimbingnya tentang cara melarikan diri dari pusat penahanan sindikat. Seorang perwakilan telah dikirim untuk menjemputnya," ujarnya, seperti dikutip dari WorldofBuzz, Sabtu (25/10/2025).

Hishamuddin juga mengatakan bahwa Polisi Diraja Malaysia (PDRM) akan menangani masalah ini dan akan menahan Ong untuk diinterogasi jika diperlukan.

Hingga saat ini, Malaysia telah berhasil menyelamatkan lebih dari 400 warganya dari berbagai operasi perdagangan manusia di Kamboja.

Selama bertahun-tahun, banyak individu dari berbagai negara, termasuk warga negara Malaysia dan Indonesia, telah menjadi korban sindikat penipuan pekerjaan di Kamboja, dengan banyak kasus melibatkan rekomendasi pekerjaan dari teman-teman tepercaya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved